TribunJogja/

Kisah Anak Tukang Pangkas Rambut Tembus Pendidikan Akmil Magelang

Pak Yahya mengaku tak pernah tahu pasti Desi ikut ujian masuk pendidikan Militer di Magelang. Yahya cuma tahu Desi pamit dan minta doa restu.

Kisah Anak Tukang Pangkas Rambut Tembus Pendidikan Akmil Magelang
tniad.mil.id
Desi Gebrina Rezeki dan Ayahnya M Yahya 

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini jika ada kemauan dan usaha untuk mencapai cita-cita. Mungkin yang terbesit dibenak Desi Gebrina Rezeki asal Aceh mampu menembus pendidikan Akademi Militer.

DESI cukup istimewa dan beruntung mampu menembus Pendidikan Akademi Militer di Magelang, apalagi dia bukan berasal dari keluarga militer atau keluarga papan atas.

Dikutip dari laman tniad.mil.id, ayah Desi bernama M Yahya, bapak satu ini asli Aceh kelahiran 10 Oktober 1937, kesehariannya bekerja sebagai pangkas rambut yang sudah dijalani memenuhi kebutuhan sejak berumur 25 tahun.

Tiap harinya, Pak Yahya menempuh puluhan kilometer menuju kios pangkas rambut milik orang lain.

Selama inilah, dia bekerja kepada orang lain untuk menopang kebutuhan keluarga dengan empat orang anak, termasuk Desi.

Untuk berangkat ke kios pangkas rambut, Pak Yahya mengendarai sepeda motor tua Honda Astrea 70.

Berangkat pukul 9 pagi dan harus pulang larut malam karena jarak tempuh mencapai 23 km dari rumahnya.

Bagaimana Desi bisa masuk jadi Taruni Akademi Militer angkatan 2016?

Desi Gebrina Rezeki dalah anak bungsu kebanggaan Pak Yahya, dia termasuk siswi berprestasi dan sempat menjadi atlet bola voli.

Dia pernah menorehkan prestasi dengan memenangkan kejuaraan bola voli tingkat O2SN dan POPDA Aceh pada 2012.

Halaman
12
Penulis: iwe
Editor: iwe
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help