Masyarakat Dinilai Belum Familiar dengan Tempat Sampah di Area Pedestrian Malioboro

Masyarakat belum familiar dengan tempat sampah yang berada di sepanjang area Pedestrian Malioboro.

Masyarakat Dinilai Belum Familiar dengan Tempat Sampah di Area Pedestrian Malioboro
Tribun Jogja/Kurniatul Hidayah
Jalur untuk difabel di pedestrian Malioboro 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masyarakat belum familiar dengan tempat sampah yang berada di sepanjang area Pedestrian Malioboro.

Asumsi tersebut yang diutarakan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Bappeda DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti pada saat melakukan pembersihan sampah bersama PNS Pemda DIY, Jumat (13/1/2017).

Hal tersebut dikemukakannya lantaran melihat banyak sampah yang menumpuk berada di saluran air bahkan di daerah resapan air untuk pohon perindang, yang dibatasi dengan jeruji besi.

"Padahal tempat sampah di sini tidak kurang. Ada banyak sekali di kiri kanan area pedestrian. Mungkin mereka kurang familiar saja dengan tempat sampah ini walaupun sudah ada tulisan recycle," bebernya.

Tempat sampah berbentuk persegi tersebut, berwarna senada dengan lantai area pedestrian berbahan teraso yang memiliki warna abu-abu. Lubang untuk membuang sampah yang berbentuk persegi panjang ditempatkan di dua sisinya. Sekilas terlihat seperti ornamen pelengkap area pedestrian, dan tidak terlihat seperti tempat sampah.

Senada dengan Made, Manajer Proyek Revitalisasi Malioboro area depan Inna Garuda Malioboro hingga Hotel Mutiara, Eri Purnomo mengatakan kemungkinan memang masyarakat belum mengetahui bahwa itu adalah tempat sampah.

"Sering dibuat selfie karena bentuknya bagus. Bahkan ada yang sampai naik di atasnya dan menyebabkan bagian atasnya penyok," jelasnya kepada Tribun Jogja. (*)

Penulis: kur
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help