TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

KOMUNIKARTA

Pemdes Condongcatur Prioritaskan Irigasi Demi Cegah Alih Fungsi Lahan

Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman merupakan salah satu daerah sub urban di DIY.

Pemdes Condongcatur Prioritaskan Irigasi Demi Cegah Alih Fungsi Lahan
Tribun Jogja/ Panji Purnandaru
Reno Candra Sangaji SIP, Kepala Desa Condongcatur 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman merupakan salah satu daerah sub urban di DIY.

Daerah ini memiliki potensi ekonomi yang sangat tinggi. Dari tahun ke tahun geliat ekonomi di Condongcatur meningkat dengan pesat. Pembangunan perumahan baru, pembangunan sarana pendidikan, pertokoan dan instansi atau fasilitas umum jauh melesat dibanding daerah lain.

Namun di sisi lain, pertumbuhan ekonomi tersebut berdampak pada tingginya alih fungsi lahan pertanian terutama sawah.

Permasalahan tersebut juga menjadi perhatian serius Pemerintah Desa Condongcatur. Berbagai kebijakan pun dibuat untuk mempertahankan lahan sawah di Condongcatur yang saat ini berkisar 50 hektar.

"Kami ini posisinya di desa tapi di tengah kota. Kita harus pertahankan sawah dan pertanian kita. Kita bangun irigasi agar masyarakat tetap bercocok tanam seperti padi dan palawija. Dua kali anggaran kita dorong irigasi yang ada," jelas Reno Candra Sangaji SIP, Kepala Desa Condongcatur beberapa waktu lalu.

Reno menegaskan, bagaimanapun wilayah Desa Condongcatur tidak boleh menjadi hutan beton. Dengan perarian yang difasilitasi dengan baik oleh desa, diharapkan geliat pertanian juga semakin bergairah.

"Ini penting buat ketahanan pangan kita," tegasnya.

Selain itu, kemudahan dalam memperoleh pupuk juga menjadi faktor melimpahnya hasil pertanian. Jika irigasi dan ketersediaaan pupuk mudah, niscaya ada kepastian petani dapat panen tiga kali dalam setahun. (*)

Penulis: app
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help