Yohana Jadikan Puteri Indonesia Sebagai Ajang Pembuktian Diri

Keberaniannya akhirnya membuahkan hasil, ia pun terpilih menjadi perwakilan DIY pada Puteri Indonesia 2016.

Yohana Jadikan Puteri Indonesia Sebagai Ajang Pembuktian Diri
ist

Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bercita-cita mengikuti ajang kontes kecantikan sejak kecil, Yohana Setianing Sejati memberanikan diri untuk mendaftar kompetisi Puteri Indonesia.

Keberaniannya akhirnya membuahkan hasil, ia pun terpilih menjadi perwakilan DIY pada Puteri Indonesia 2016.

Yohana, begitu dara cantik ini akrab disapa, memimpikan untuk bisa mengenakan tiara Puteri Indonesia sejak ia masih kanak-kanak. Berbekal bakat foto model, ia pun memulai langkahnya pada ajang Duta Wisata Jawa Tengah. Meskipun baru duduk di bangku SMA kala itu, dara inipun berhasil menyabet Juara 2 Duta Wisata Jawa Tengah pada tahun 2010.

Usai tamat SMA, Yohana pun disibukkan dengan perkuliahannya sehingga membuatnya rehat dari kompetisi kecantikan lagi. Kesempatan pun kembali datang saat ia mendaftarkan diri dalam ajang Puteri Indonesia 2016.

"Karena dari kecil suka ajang ini, jadi aku pengen coba, untuk membuktikan pada diri sendiri bahwa aku bisa," ujar bungsu dua bersaudara ini.

Untuk mengikuti ajang kecantikan tertua di Indonesia ini, perempuan kelahiran Pati ini pun menggembleng dirinya dengan sejumlah persiapan. Memperbanyak belajar, membaca, meng-update berita menjadi strateginya untuk menambah pengetahuan. Ia pun mengasah kemampuan ber-catwalk dengan rutin berlatih.

"Aku juga sempat kursus menari untuk persiapan sesi unjuk bakat pada Puteri Indonesia. Sebenarnya aku sudah menari sejak kecil, namun karena lama tidak berlatih dan mau ikut ajang ini, sehingga aku menyeriusinya dengan kursus," beber mahasiswa koas Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM ini.

Perjalanan Yohana dalam mengikuti Puteri Indonesia inipun berjalan mulus. Pada tahap pertama, Yohana masuk dalam 50 besar peserta, yang kemudian diseleksi lagi menjadi 20 orang peserta. Berbagai tahapan dilalui, dara berkulit putih inipun mampu terpilih menjadi satu dari tiga perwakilan DIY yang berangkat ke seleksi nasional.

Di Jakarta, Yohana bersama 38 finalis lainnya digembleng melalui rangkaian pelatihan yang mengharuskannya untuk dikarantina selama beberapa hari.

Pelatihan tersebut melatih setiap individu untuk bisa berdisiplin, mampu public speaking, serta berpenampilan menarik.

"Setiap puteri harus mempunyai kecantikan yang sempurna, tidak dari fisik saja, namun juga dari diri kita sendiri yang mencakup cara berpakaian yang harus sesuai dengan kepribadian serta konteks acara," tegasnya.

Tidak ingin disia-siakan, pelatihan tersebut pun diambilnya agar bisa menjadi bekal hidupnya ke depan.

Dara yang mengaku dulu pemalu ini pun menyerap banyak ilmu Public Speaking yang pernah dibawakan Choky Sitohang silam. Pelatihan ini membuatnya lebih optimis lewat berbicara dan berkehidupan.

"Ajang ini membentuk pribadiku untuk jadi lebih optimis, percaya diri, mampu membawa diri serta memperbanyak teman dan jaringan," lanjut. (*)

Ikuti kami di
Penulis: gya
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help