Yogyakarta Sebagai Miniatur Indonesia Diharapkan Jangan Sampai Terpecah Belah

Acara yang diikuti berbagai elemen, baik sipil maupun polisi dan TNI tersebut berlangsung meriah.

Yogyakarta Sebagai Miniatur Indonesia Diharapkan Jangan Sampai Terpecah Belah
Tribun Jogja/ Khaerur Reza
Lantunan lagu Indonesia Pusaka menutup rangkaian acara Nusantara Bersatu yang digelar di Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta, Rabu (30/11/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Khaerur Reza

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjend TNI Fajar Setiawan, mengapresiasi semangat masyarakat Yogyakarta dalam mengikuti acara Nusantara Bersatu, yang dipusatkan di Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta, Rabu (30/11/2016).

"Sebenarnya Nusantara Bersatu adalah gerakan nasional yang dikumandangkan di seluruh daerah, maka Yogya pun sama, sangat meriah seluruh komponen sangat menikmati," ujar Danrem.

Acara yang diikuti berbagai elemen, baik sipil maupun polisi dan TNI tersebut berlangsung meriah.

Ratusan peserta yang menggunakan atribut merah putih nampak mengikuti rangkaian acara mulai pawai hingga doa bersama.

TNI sendiri juga ikut memamerkan beberapa kendaraan lapis baja miliknya, dan kesempatan langka tersebut kemudian digunakan masyatakat untuk berfoto dan berselfie.

Danrem menambahkan acara ini digelar agar masyarakat dapat memupuk semangat kebhinekaan dan menghargai perbedaan serta menggairahkan kembali nasionalisme masyarakat.

Kapolda DIY, Brigjend Pol Ahmad Dhofiri, yang turut hadir menambahkan bahwa Yogyakarta adalah kota budaya yang juga miniatur Indonesia, sehingga acara ini menjadi sangat bermakna.

"Yogya kan juga miniatur Indonesia, ini sangat luar biasa. Karenanya ini semua dalam rangka merajut kebhinekaan jangan terpecah belah," tambah Kapolda. (*)

Ikuti kami di
Penulis: khr
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help