Home »

DIY

» Bantul

REALTIME NEWS : Bentengi Kehadiran TMB Nasional, APPSI dan ATMB Akan Saling Bersinergi

APPSI juga menyerukan agar kawasan ringroad hingga radius 1 kilometer di luarnya tidak berdiri TMB nasional.

REALTIME NEWS : Bentengi Kehadiran TMB Nasional, APPSI dan ATMB Akan Saling Bersinergi
Tribun Jogja/ Agung Ismiyanto
Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan Asosiasi Toko Modern Bantul (ATMB) mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul untuk bijak dalam masuknya investor Toko Modern Berjejaring (TMB), dalam acara sambung rasa ATMB dan APPSI DPD Bantul dengan tema “Bersama Membangun Perekonomian Pribumi Bantul”, Kamis (30/11/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan Asosiasi Toko Modern Bantul (ATMB) mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul untuk bijak dalam masuknya investor Toko Modern Berjejaring (TMB).

APPSI juga menyerukan agar kawasan ringroad hingga radius 1 kilometer di luarnya tidak berdiri TMB nasional.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) APPSI Bantul, Yahya menjelaskan, alasan agar tidak berdiri TMB nasional di kawasan ringroad dan jarak satu kilometer di luarnya, lantaran banyak pasar tradisional yang masih berdiri di wilayah ini.

Di antaranya, Yahya menyebut ada dua pasar tradisional, yakni Niten di Jalan Bantul dan Ngipik di jalan Pleret, yang jaraknya tak ada satu kilometer dari ringroad.

“Maka kalau ada TMB di jarak kurang dari 1 kilometer dari pasar itu berdiri, maka imbasnya akan sangat parah. Yang jelas, kelangsungan pasar tradisional kalau ada TMB nasional yang berdiri akan sangat terhambat keberlangsungannya,” ulas Yahya dalam acara sambung rasa ATMB dan APPSI DPD Bantul dengan tema “Bersama Membangun Perekonomian Pribumi Bantul”, Kamis (30/11/2016) siang ini.

Meski demikian, jika memang ada TMB yang dibebaskan berdiri di sepanjang kawasan ring road, pihaknya tetap meminta pemerintah setempat tetap arif dan bijaksana.

Seharusnya, kata dia, tetap ada pembatasan jarak di kawasan tersebut.

“Kalau hanya berdiri di sepanjang ring road saya kira tidak masalah untuk Bantul. Namun, perhatikan juga jarak di pasar tradisional yang tak ada 1 kilometer dari ringroad itu. Kami minta pemegang kebijakan tetap perhatikan hal ini, meski membuka kran untuk investor TMB,” katanya.

DPD APPSI Bantul juga berharap adanya sinergi antara ATMB dengan pedagang tradisional. Selama ini, ada beberapa toko modern yang tetap bersinergi dengan pasar tradisional karena segmen pasar yang berbeda.

Bahkan, dia mendorong toko modern lokal untuk bisa mendatangkan suplai barang dari pasar tradisional.

Sementara itu, Ketua ATMB, Suharyanto menjelaskan, pihaknya berharap kawasan luar ring road tetap memfasilitasi toko modern di Bantul.

Hal ini agar keberadaan toko kelontong yang dikemas modern tetap tumbuh dan saling bersinergi dengan pedagang tradisional. (Tribunjogja.com)

Ikuti kami di
Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help