Kinanthi Kembangkan Produk Perawatan Tubuh Berbahan Alami

Ia kemudian mencoba membuat produk perawatan tubuh berbahan dasar minyak.

Kinanthi Kembangkan Produk Perawatan Tubuh Berbahan Alami
ist

Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mempelajari beragam jenis dan sifat minyak, Christy Mahanani mengembangkan produk Kinanthi tak hanya sebatas sabun natural saja. Ia kemudian mencoba membuat produk perawatan tubuh berbahan dasar minyak.

Christy pun berkreasi dengan produk-produk sabun kefir, sabun susu kefir, deodoran, body butter, body scrub, lip balm, breast balm hingga sabun laundry berbahan alami. Body scrub misalnya, ia buat dari perpaduan kopi, cokelat, gula, minyak zaitun dan vitamin E. Perpaduan kopi dan cokelat yang memiliki antioksidan yang tinggi sangat baik untuk kulit.

Ia juga bereksperimen menciptakan sabun laundry untuk pengganti detergen. Berbahan minyak kelapa, sabun ini dapat digunakan untuk mencuci baju baik mencuci dengan cara dikucek ataupun mencuci dengan mesin cuci. Caranya sederhana, sabun laundry akan diparut menjadi bentuk serbuk kemudian direndam bersama cucian selama 20 menit. Setelah itu, pengguna pun bisa mencuci seperti biasa. Untuk noda membandel, gosokkan sabun pada noda tersebut hingga bersih.

Berbeda dengan detergen pabrikan lain, sabun laundry-nya tidak terasa panas di tangan. Limbah cuci bajunya pun bermanfaat untuk merendam kaki hingga disiram ke tanaman.

"Dalam membuat produk perawatan tubuh ini, tantangannya ada di kemasan. Selama ini masih impor kemasannya dari China bareng teman-teman pembuat sabun natural lain," lanjutnya.

Christy mengaku bisnisnya ini memang belum didaftarkan BPPOM, karena ia beserta pelaku usaha yang sama-sama bergerak di bisnis sabun natural ini masih kesulitan. Kesulitan yang dimaksud adalah saat ini produksi mereka masih sangat kecil, pemasaran juga belum bertaraf pabrik. Sebagai gambaran, ia biasanya hanya memproduksi satu loyang dalam satu minggu. Dari sisi penjualan pun paling banyak sejumlah 50 bar sebulannya.

"Namun kami (pembuat sabun natural) sepakat bahwa kami tidak mengklaim khasiat sabun, melainkan khasiat bahan dalam sabun yang kami klaimkan," tegasnya.

Untuk semua produknya ini, ia berkomitmen tidak menggunakan minyak sawit sebagai bahan pembuatnya. Komitmen ini juga digelorakan beberapa pembuat produk perawatan tubuh berbahan alami lain yang prihatin dengan nasib hutan di Indonesia akibat maraknya pembakaran hutan untuk pendirian perkebunan sawit.

Meskipun baru didirikan awal 2016 ini, ia sudah mempu memperkenalkan produknya dengan baik melalui akun instagram miliknya. Produk-produknya pun bisa ditemui di sejumlah butik dan hotel di Yogyakarta. Membidik segmen menengah ke atas, ia mengaku segmennya masih terbatas pada orang-orang yang concern pada kesehatan tubuh.

"Rencana ke depan belum mau muluk-muluk, mau perkenalkan produk dulu sekaligus edukasi mengapa produk alami lebih bagus dibanding produk pabrikan," tutupnya. (*)

Ikuti kami di
Penulis: gya
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help