Viral Media Sosial

Hoax ! Jangan Tertipu Kabar Viral Penculikan Anak untuk Diambil Ginjalnya

Kabar penculikan anak-anak tersebut disebut terjadi di beberapa tempat di Bekasi seperti di Bantargebang, Cikarang, dan Kranji

Hoax ! Jangan Tertipu Kabar Viral Penculikan Anak untuk Diambil Ginjalnya
Net
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.com, BEKASI - Belakangan ini, netizen dibuat heboh oleh salah satu isu yang menjadi viral di Facebook. Kabar yang beredar tersebut menyebutkan tentang anak-anak yang diculik di beberapa kawasan di Bekasi, Jawa Barat.

Setelah beberapa hari, anak-anak yang diculik itu dikembalikan ke rumah dengan membawa uang jutaan rupiah. Mereka dikembalikan dengan jahitan luka di bagian perut. Setelah diperiksa, ternyata organnya sudah diambil.

Sejumlah foto yang menggambarkan anak-anak sedang berbaring dalam kondisi tubuh diperban, serta orang dewasa yang tampak bersedih turut mewarnai kabar yang beredar di media sosial itu.

Seram bukan?

Namun polisi telah memastikan bahwa isu tersebut sebagai kabar bohong atau hoax.

"Berita itu bohong, itu enggak ada sama sekali," kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Erna Ruswing, kepada Kompas.com, Rabu (23/11/2016) malam.

Erna mengatakan kabar penculikan anak-anak tersebut disebut terjadi di beberapa tempat di Bekasi seperti di Bantargebang, Cikarang, dan Kranji. Polisi sudah menelusuri satu per satu lokasi yang disebut dalam postingan yang menjadi viral itu. Namun tidak ada satu pun dari cerita itu yang benar.

"Sudah kami selidiki. Di Kranji kami cek, enggak ada. Pindah lagi ke Rawalumbu, enggak ada juga. Berita bohong semua," kata Erna.

Erna juga menceritakan foto nenek berkerudung yang viral di facebook. Nenek tersebut disebut sebagai penculik anak-anak itu. Padahal, kata Erna, nenek tersebut adalah nenek yang sedang tersesat.

Nenek tersebut ingin pulang ke Cikarang tetapi tersesat di Mutiara Gading. Akhirnya nenek tersebut melapor ke polisi agar bisa diantar pulang.

"Disangkutpautkan lagi nenek-nenek itu dengan penculikan anak," ujar Erna.

Meski semua merupakan kabar bohong, Erna tetap mengimbau kepada semua warga untuk waspada terhadap penculik anak. Erna berharap para orangtua bisa menjaga anak-anak dengan baik sehingga terhindar dari bahaya penculikan. (kompas)

Editor: mon
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved