TribunJogja/

Pilkada Yogyakarta

Haryadi - Heroe Berkomitmen Lakukan Penataan Kampung dan Pemberdayaan Pemuda Yogya

Haryadi Suyuti (HS) – Heroe Poerwadi (HP) siap menata seluruh kampung di Kota Yogyakarta dengan memberdayakan pemuda

Haryadi - Heroe Berkomitmen Lakukan Penataan Kampung dan Pemberdayaan Pemuda Yogya
Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Haryadi Suyuti dan Heroe Poerwadi berkampanye di kawasan Pathuk, Yogyakarta, Selasa (8/11/2016) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pasangan calon (paslon) nomor urut 2 di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Yogyakarta, Haryadi Suyuti (HS) – Heroe Poerwadi (HP) siap menata seluruh kampung di Kota Yogyakarta dengan memberdayakan pemuda dengan membentuk komunitas pecinta lingkungan.

Saat ditemui di sela kampanye di Sitodirjan, Pringgokusuman, HP memaparkan, kampung dapat dibilang sehat apabila memiliki air dan lingkungan bersih. Dia menambahkan, kampung Sitodirjan dapat dijadikan percontohan bagi kampung yang lain lantaran masuk kategori kampung sehat.

“Di kampung ini masih ada pasar tradisional, ada kolam yang airnya bersih bisa untuk memancing, sampai memiliki industri bakpia. Lingkungannya dapat, industrinya jalan,” ujar politisi PAN itu, Selasa (8/11/2016).

HP pun mengungkapkan untuk menjadikan kampung lain berkembang seperti Sitodirjan, pihaknya memiliki ide untuk membentuk komunitas pecinta lingkungan yang beranggotakan pelajar hingga mahasiswa. Komunitas itu nantinya bertugas untuk membersihkan tiap kampung di Yogyakarta.

“Anak muda harus memiliki peran. Ketika pemuda membersihkan kampung lain, otomatis warga setempat malu jika tidak ikut membersihkan. Tugas komunitas ini juga untuk menginspirasi warga lainnya,” tuturnya.

Dia berpendapat ketika lingkungan dan air sungai di kampung bersih, maka roda perekonomian di sebuah kampung dapat ikut terangkat. Sebab ketika sebuah kampung memiliki pasar tradisional yang bersih, menurut HP, masyarakat tak akan segan untuk berbelanja di pasar tradisional.

“Begitu pula jika air sungai di kampung setempat bersih. Masyarakat jadi bisa memancing di sana, dan potensi yang ada di sungai bisa digarap. Salah satu program kami fokus ke isu lingkungan,” ucap HP.

Sementara itu, HS menambahkan, ke depan pihaknya akan menata pasar tradisional yang dimiliki kampung agar tetap diminati masyarakat. Menengok saat ini toko berjejaring marak berdiri, maka menurutnya diperlukan inovasi agar pasar tradisional di kampung tetap bisa bertahan.

“Kami akan libatkan berbagai pihak untuk membahas penataan yang baik bagi pasar tradisional. Kami akan survey keinginan masyarakat seperti apa, lalu kami terapkan di penataan. Karena pedagang di pasar kampung itu warga setempat, kasihan kalau ditinggal pembeli,” paparnya.

HS pun menjelaskan apabila nantinya terpilih, pembangunan Kota Yogyakarta akan dimulai dari kampung. Adapun penataan kampung yang dilakukan juga berdasar survey dan pemetaan masalah di tiap kampung. Sehingga seluruh potensi yang dimiliki kampung dapat dioptimalkan.

“Kita tidak bisa menyamaratakan konsep pembangunan seluruh kampung karena potensinya berbeda-beda. Kami ingin menjadikan kampung di Yogyakarta baik dari semua sisi, baik kesehatan, industri kreatif, wisata, hingga layak huni,” tegasnya. (*)

Penulis: mrf
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help