Menyusuri Eksotisme Gua Lowo Trenggalek

Di Kecamatan Watulimo, tepatnya di Desa Watuagung terdapat sebuah potensi wisata yang sangat menarik, yakni Gua Lowo

Menyusuri Eksotisme Gua Lowo Trenggalek
Tribun Jogja/ Hamim Thohari
Gua Lowo 

"Dengan panjang yang dimilikinya, bahkan Robert K Kho menyebutkan gua ini adalah yang terpanjang dan terbesar di Asia Tenggara," kata Kasidi.

Tidak hanya panjang, tetapi Gua Lowo juga memiliki ruangan-ruangan yang begitu lebar. Setelah proses pengkajian dirasa cukup, pada tahun 1984 Gua Lowo resmi dibuka menjadi obyek wisata untuk masyarakat umum.

Gua Lowo

Saat pertama kali dibuka, pengunjung harus melalui sungai bawah tanah yang mengalir di dasar goa untuk menyusuri gua. Tetapi pada tahun 1999 dibangun jembatan di dalam gua yang memudahkan wisatawan dalam menikmati keindahan Gua Lowo.

Saat berada di dalamnya pengunjung akan dibuat kagum dengan keindahan stalagtit menggantung maupun stalagmit yang ukuran cukup besar-besar dengan jumlah yang banyak.

Untuk penerangan, pengunjung tidak usah repot-repot membawa alat penerangan sendiri, karena di dalam gua telah dialiri listrik dan dipasangi lampu penerangan serta lampu hias aneka warna.

Gua Lowo

Dari panjang gua yang diperkirakan mencapai dua kilometer, saat ini baru setengahnya yang bisa disusuri wisatawan. Selama menyusuri Gua Lowo ini, wisatawan akan mendapati 12 belas ruangan yang berukuran sangat besar.

Bagi wisatawan yang ingin menyaksikan keindahan Gua Lowo dikenakan tarif masuk sebesar Rp.7500 per orang.

Jadi jika berkunjung ke Trenggalek, sebaiknya masukan Gua Lowo ke dalam daftar tempat yang harus anda kunjungi.(*)

Penulis: mim
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved