Begini Cara Istri Eross Candra Sheila on 7 Membudayakan Makan Sayur dan Buah

Budaya Prancis dan Indonesia yang berbeda, membuat Sarah banyak belajar dan memadukan keduanya di kehidupan sehari-hari.

Begini Cara Istri Eross Candra Sheila on 7 Membudayakan Makan Sayur dan Buah
TRIBUNJOGJA.COM | Hamim Thohari
Sarah Diorita 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dibesarkan di dua budaya, membentuk Sarah Diorita menjadi sosok yang mandiri.

Memiliki orangtua seorang ibu berwarga kenegaraan Prancis dan ayah berwarga kenegaraan Indonesia, Sarah lahir di Yogyakarta, sempat menempuh masa kecil di Prancis, dan kini ia banyak menghabiskan waktunya di Yogyakarta.

Budaya Prancis dan Indonesia yang berbeda, membuat Sarah banyak belajar dan memadukan keduanya di kehidupan sehari-hari.

Tak jarang, budaya keduanya sangat bertolak belakang, sehingga Sarah pun mengambil jalan tengah untuk diikutinya.

Budaya makan misalnya, Prancis sangat konvensional untuk urusan makan sekeluarga di meja makan.

Bahkan, mereka bisa berlama-lama di meja makan, hanya untuk menyantap makanan dan bercakap dengan seluruh anggota keluarga.

”Makan di meja makan itu lebih menekankan pada aspek sosialnya, yakni berbicara dan menikmati makanan,” ujar Sarah saat ditemui di Lokaloka Bistro, Kamis (15/9/2016) lalu.

Namun berlama-lama di meja makan tidak menjadi budaya yang mengakar di Indonesia, sehingga iapun harus mengimbangi kebiasaan tersebut.

Sejak bersuamikan Eross Candra, Sarah memang merutinkan makan di atas meja makan minimal sekali dalam sehari.

Namun sesekali juga, Sarah memberikan waktu santai pada keluarganya untuk makan sambil menonton televisi bersama-sama.

Memasak

Budaya memasak sendiri juga dibawanya ke keluarganya di Indonesia.

Di Prancis, setiap keluarga pasti memasak sendiri karena biasanya memiliki jumlah anggota keluarga yang banyak.

Tak ayal, mesin roti dan mesin yoghurt menjadi barang pokok yang dimiliki setiap keluarga di sana untuk membuat sarapan sehari-hari. Bahan makanan pun seringkali dipetik dari kebun sendiri.

Hal ini berbeda dengan kebiasaan membeli makanan di Indonesia.

Berbeda dengan di Perancis, membeli makanan di Indonesia bukanlah dianggap sebagai kebiasaan yang mewah karena harganya masih terjangkau.

Halaman
12
Penulis: gya
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved