Penggarap PAG Terdampak Bandara Kulonprogo Ingin Temui Paku Alam X

untuk mendapat kepastian kompensasi itu, penggarap PAG berencana akan kembali datang untuk bisa bertemu langsung PA X.

Penggarap PAG Terdampak Bandara Kulonprogo Ingin Temui Paku Alam X
jogjainvest.jogjaprov.go.id
Masterplan bandara baru Yogyakarta di Kulon Progo. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Belum juga mendapat jawaban pasti mengenai angka kompensasi tanah terdampak bandara baru, sejumlah penggarap Paku Alam Ground berharap akan bisa bertemu langsung dengan Paku Alam X.

Para penggarap merasa hasil pertemuan sebelumnya dengan pihak Pakualaman belum memuaskan.

Ketua Forum Komunikasi Penggarap Lahan Pesisir (FKPLP), Sumantoyo, mengatakan upaya audiensi sebelumnya belum menghasilkan angka pasti soal kompensasi bagi penggarap lahan PAG.

Menurutnya, untuk mendapat kepastian kompensasi itu, penggarap PAG berencana akan kembali datang untuk bisa bertemu langsung PA X.

"Kami masih merasa kecewa dengan hasil pertemuan yang terakhir. Kami belum mendapat kepastian angka kompensasi dari pakualaman," kata Sumantoyo, Rabu (10/8/2016).

Pada pertemuan pekan lalu, penggarap lahan PAG ditemui perwakilan Purapakualaman di Kepatihan. Selain ditemui Penghageng Kawedanan Keprajan Puro Pakualaman, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Suryo Adinegoro ada pula Asisten Sekda II DIY, Gatot Saptadi.

Dengan jawaban berupa pertimbangan terkait permintaan kompensasi itu, penggarap merasa itu masih mengecewakan.

Padahal, penggarap merasa layak mendapat kompensasi itu karena selama ini investasi mereka berdampak positif bagi pengembangan lahan itu.

Meski pihak Pakualaman dianggap tidak berbuat apapun untuk memanfaatkan PAG, selama ini penggarap bahkan rela mengeluarkan biaya cukup banyak untuk mengolah dan memanfaatkannya sebagai tempat usaha dan pertanian.

Jika nanti penggarap PAG bisa bertemua PA X, sumantoyo pun berharap akan langsung mendapat kepastian soal kompensasi atas tanah terdampak bandara. "Kami juga akan temui bupati agar mendapat dukungan," katanya.

Halaman
12
Penulis: ose
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved