DPR RI Kecam Serangan Bom di Bandara Ataturk Turki yang Tewaskan 32 Orang

Bandara tersibuk di dunia nomor tiga itu telah lama dianggap rentan terhadap serangan terorisme.

DPR RI Kecam Serangan Bom di Bandara Ataturk Turki yang Tewaskan 32 Orang
bbc.com
Penumpang terlihat ketakutan saat pergi meninggalkan bandara. 

TRIBUNJOGJA.COM - 32 orang dilaporkan tewas akibat ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Bandara Ataturk Turki, Selasa (28/6/2016) malam. Tiga orang penyerang langsung meledakkan diri setelah polisi menembaki mereka.

Sebagaimana dikutip dari BBC, Rabu (29/6/2016), serangan ini dikaitkan dengan kelompok separatis Kurdi atau lebih dikenal ISIS. Bandara tersibuk di dunia nomor tiga itu telah lama dianggap rentan terhadap serangan terorisme.

Meskipun ada pemindai X-ray di pintu masuk, tetapi pemeriksa keamanan mobil masih terbatas.

Setelah ledakan terjadi, penerbangan dari dan ke Bandara Ataturk dihentikan. Sementara para korban langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan taksi bandara.

Dua turis asal Afrika Selatan, Paul dan Susie Roos yang berada di bandara saat serangan terjadi mengatakan, mereka mendengar tembakan ketika naik eskalator.

"Orang itu berkeliaran, berpakaian hitam dan mempunyai pistol," kata Susie.

Serangan bom di Turki mendapat kecaman dari Presiden Recep Tayyip Erdogan dan sejumlah tokoh lain. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) melalui akun Twitter @DPR_RI juga mengutuk keras serangan bom bunuh diri di Istanbul Turki ini.

Mereka tak membenarkan aksi teror atas nama apapun.

"Mari kita doakan untuk saudara-saudara kita di Turki agar diberi kekuatan dan ketabahan atas serangan bom di Bandara Ataturk. #PrayForTurkey," cuit @DPR_RI. (tribunjogja.com)

Penulis: say
Editor: oda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved