Penumpang Pesawat Naik 13 Persen di Bandara Adisucipto

Masa mudik lebaran yang bersamaan dengan liburan sekolah, menurutnya menjadi alasan utama terjadinya kenaikan penumpang di Bandara Adisucipto.

Penumpang Pesawat Naik 13 Persen di Bandara Adisucipto
tribunjogja/jihadakbar
Suasana terminal kedatangan bandara adisucipto, sabtu (25/6/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kenaikan jumlah penumpang yang datang dan pergi pada arus mudik lebaran 2016 dari Bandara Adisucipto mengalami kenaikan.

General Manager Bandara Adi Sucipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama mengungkapkan, kenaikan jumlah pengguna angkutan udara telah terlihat sejak H-12 lebaran, Jumat (24/6/2016) lalu.

Pada H-12 lebaran, ia mengatakan jika kenaikan telah mencapai sebesar 13 persen dibandingkan dengan tahun 2015 lalu.

"Kalau tahun lalu di H-12 ada 18 ribuan penumpang, kemarin ini (tahun ini) sudah hampir 20 ribu," ungkap Agus, Sabtu (25/6/2016) saat dijumpai di Bandara Adisucipto.

Masa mudik lebaran yang bersamaan dengan liburan sekolah, menurutnya menjadi alasan utama terjadinya kenaikan penumpang di Bandara Adisucipto.

Selain itu, saat ini di Bandara Adisucipti ada penambahan dua ekstra flight dari maskapai Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia dengan tujuan Jakarta.

Penambahan dua ekstra flight secara otomatis menambah jumlah penerbangan. Sebelumnya pada hari biasa ada 146, saat ini menjadi 150. Jumlah penerbangan itu akan terjadi hingga H+7 lebaran.

Prediksi Puncak Arus Mudik

Jumlah penumpang pesawat di Bandara Adisucipto diperkirakan akan terus mengalami peningkatan. Agus memprediksi, pertambahan penumpang itu akan mencapai puncaknya pada H-3 dan H-2 lebaran.

"Prediksinya di puncak arus mudik nanti kita bisa mencapai 24 ribu penumpang," ungkap Agus.

Hampir sama dengan angkutan udara, puncak arus mudik yang menggunakan angkutan darat juga diperkirakan akan terjadi pada H-2 dan H-1, Senin (4/7/2016) dan Selasa (5/7/2016) mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Operasional (Karoops) Polda DIY Kombes Pol Bambang Pristiwanto kepada Tribun Jogja belum lama ini.

"Puncak keramaian lalu lintas akan terjadi H-2 dan H-1. Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, ada beberapa jalur alternatif yang kami siapkan," ungkapnya.

Sedangkan saat arus balik, polisi memperkirakan puncak akan terjadi pada H+3 lebaran, Sabtu (10/7/2016). Kemudian arus lalu lintas diperkirakan akan kembali normal pada akhir Ops Ramadniya, Jumat (15/7/2016). (tribunjogja.com)

Penulis: akb
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved