Penyidik Kejati DIY Ajukan Izin Menyita Dokumen dalam Perkara Pergola

Dokumen ini akan digunakan untuk melengkapi barang bukti yang sebelumnya telah disita dari Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta.

Penyidik Kejati DIY Ajukan Izin Menyita Dokumen dalam Perkara Pergola
tribunjogjagrafis/suluhpamungkas
ilustrasi korupsi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY mengajukan izin ke Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta untuk melakukan penyitaan dokumen pengadaan pergola.

Dokumen ini akan digunakan untuk melengkapi barang bukti yang sebelumnya telah disita dari Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DIY Azwar mengatakan bahwa dokumen itu sangat dibutuhkan penyidik dalam pengembangan kasus pengadaan pergola.

Dalam perkara terdahulu, pihak Kejati sudah pernah menyita, namun karena masih ada bukti yang kurang maka penyitaan dijakukan kembali.

"Tinggal menunggu izin penyitaan dokumen pengadaaan Pergola tahun 2013 lalu, terutama mengenai kontrak dan kelengkapannya," ujarnya, Senin (20/6/2016).

Dalam perkara ini, Kejati telah menetapkan lima tersangka terkait kasus pengadaan pergola di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Yogyakarta.

Tersangka tersebut berasal dari kalangan rekanan penyedia barang dan jasa yakni Zainuri Masykur, Henry Tahtadona, Surya Widono, Beni Dwi Wahyunawan, dan Sugeng Santoso.

Kelima tersangka diduga melakukan korupsi dengan modus kelebihan bayar dan kekurangan volume pekerjaan.

Sebagai upaya penyelidikan, 15 orang telah dipanggil sebagai saksi. "Saksi yang akan kami panggil dalam perkara ini cukup banyak. Yang sudah kami panggil itu dari BLH, rekanan dan bengkel las,"bebernya. (tribunjogja.com)

Penulis: nto
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help