TribunJogja/

Mahasiswa UNY Ciptakan Efek Gitar Multigenre

Fire Box sangat membantu para gitaris karena hanya dalam satu wadah kecil terdapat dua rangkaian utama hasil modifikasi

Mahasiswa UNY Ciptakan Efek Gitar Multigenre
Ist
Fire Box 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menciptakan sebuah inovasi efek gitar multigenre bernama Fire Box.

Mereka adalah Eka Tegar Destian dari Pendidikan Teknik Elektronika, Ibnu Hartopo dari Pendidikan Teknik Elektronika, Erma Diah Putri Nugrahanti dari Administrasi Perkantoran, dan Nurullia Fitri Chandrawati dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Pembuatan Fire Box dilatarbelakangi oleh banyaknya musisi di Indonesia terutama para gitaris yang menginginkan suatu kemudahan untuk membawa peralatan yang dibutuhkannya ke atas panggung.

Namun pada kenyataannya, kemudahan yang diharapkan sampai saat ini belum bisa terwujud.

“Saya sendiri adalah gitaris pada salah satu band lokal di Jogja. Dulu saya sangat merasakan bagaimana kesusahan seorang gitaris untuk membawa perlengkapannya. Namun, sekarang saya tidak perlu susah-susah lagi karena setiap perform saya memakai produk kami yaitu Fire Box,” ungkap Eka Tegar Destian, Ketua Tim PKM.

Fire Box sangat membantu para gitaris karena hanya dalam satu wadah kecil terdapat dua rangkaian utama hasil modifikasi rangkaian-rangkaian sebelumya, yaitu efek gitar dan pre-amplifier.

Rangkaian efek gitar yang diciptakan menghasilkan berbagai macam karakter suara gitar atau multigenre.

Bahkan, efek tambahan yang berfungsi sebagai penggema dan pengeras suara juga terdapat di dalamnya. Tidak cukup sampai di situ, di dalam Fire Box juga terdapat pre-amplifier berdaya besar.

Jika pada pre-amplifier sebelumnya memiliki ukuran fisik yang jauh lebih besar, Fire Box memodifikasinya menjadi ukuran fisik yang lebih kecil, namun daya yang dimiliki tetap sama dengan pre- amplifier sebelumnya, bahkan lebih tinggi.

Tentu saja perubahan ukuran preamplifier serta pengelompokan efek-efek gitar ini dapat mengurangi jumlah kebutuhan gitaris di atas panggung menjadi lebih minimalis.

Tim ini telah mengenalkan Fire Box pada musisi-musisi lokal maupun nasional dan mendapat sambutan yang baik. Bahkan, mereka menginginkan agar Fire Box segera diproduksi secara banyak.

Satu item Fire Box berharga sekitar dua juta. Harapannya dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan pasaran luar, musisi Indonesia lebih memilih menggunakan inovasi baru karya anak bangsa. (*)

*Oleh: 


Nurullia Fitri Chandrawati
Mahasiswi Semester 6 Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help