Pohon Raksasa di Kawasan Yogyakarta

Woww! Pohon Super Jumbo di Sleman Ini Konon Ada Sejak Mataram Kuno, Ini Mitos-mitosnya

Satu yang masih ada dan menyelipkan mitos luar biasa adalah sebuah pohon randu alas (Bombax ceiba) yang di Dusun Kawedan

Woww! Pohon Super Jumbo di Sleman Ini Konon Ada Sejak Mataram Kuno, Ini Mitos-mitosnya
Tribun Jogja/ Panji Purnandaru
Pohon Randu Alas di Turi Sleman 

Seorang manusia dewasa ketika berdiri di kaki pohon randu alas ini terlihat jadi begitu mungil. Bagian kaki batang dan akar-akarnya terlihat sangat kokoh mencengkeram tanah.

Dilihat dari besarnya ukuran pohon ini, dipastikan umurnya puluhan atau bahkan bisa ratusan tahun.

Legenda yang masih kerap dibicarakan warga Kawedan, pohon itu ditanam di zaman peradaban Mataram Hindu (Mataram Kuno). Lokasi penanaman randu alas itu diyakini dihuni masyharakat Hindu dari luar Mataram (Yogyakarta).

Pohon Randu Alas

Makam yang ada di sekitar pohon pun juga merupakan kuburan lawas, yang terakhir digunakan pada 1967. Sesudah itu tak ada lagi penduduk Kawedan dimakamkan di pemakaman umum itu.

Menurut Kirjo (64), Ketua RW dan tokoh Dusun Kawedan, ketika ia kecil, pohon itu sudah menjulang tinggi dan besar. Sehingga ia tidak tahu persis kapan pohon itu mulai tumbuh atau ditanam. Leluhurnya pun menurut Kirjo berasal dari Lamongan, Jatim.

Menurut Kirjo, nama Kawedan sesungguhnya banyak dipengaruhi agama Hindu. Kawedan berasal dari Weda, kitab suci ajaran Hindu.

Hikayat toponimi Kawedan yang berunsur Hindu itu yang memperkuat keyakinan randu alas itu peninggalan masyarakat Hindu di Mataram Kuno.

Kirjo yang lahir dan tumbuh besar di Kawedan, merunut cerita leluhurnya, pohon randu alas itu tumbuh setelah peristiwa Mahapralaya letusan gunung Merapi pada 1006.

Petaka hebat itu dipercaya memicu perpindahan pusat Hindu di Mataram ke arah timur, ke Kediri.

Halaman
123
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved