TribunJogja/

Kentongan, Aplikasi yang Cocok untuk Pak RT Kelola Warga

Kentongan, sebuah aplikasi yang terinspirasi dari alat komunikasi tradisional dengan tujuan ​menghidupkan kembali komunitas terkecil masyarakat,

Kentongan, Aplikasi yang Cocok untuk Pak RT Kelola Warga
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Aplikasi kentongan di smartphone ketika dicoba saat kuliah umum di UNS, SELASA(10/5/2016) 

TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Kentongan, sebuah aplikasi yang diklaim bisa memudahkan komunikasi antara ketua RT dengan warganya.

Aplikasi ini diciptakan oleh Saddam Rajief dan timnya Skyshi digital Indonesia di Yogyakarta dan berhasil ​menjadi juara nasional bidang pendudukan dalam Hackathon yang diikuti oleh 1.700 peserta dari 28 kota pada 15 November 2015 kemarin.

Ketua RT akan diarahkan untuk memasang aplikasi Kentongan, kemudian setelah terpasang, ketua RT bisa mengundang warga lainnya melalui email ataupun SMS untuk menggunakan aplikasi Kentongan.

Ada beberapa menu di aplikasi kentongan, menu Detail RT, yang berfungsi untuk mengetahui informasi mengenai data RT, RW, nama desa, kelurahan atau kecamatan serta kabupaten dan provinsi.

Menu Warga yang bisa dijadikan sebagai oleh ketua RT untuk mengetahui detail warganya.

Menu Kas RT adalah menu yang dibisa dimanfaatkan oleh ketua RT untuk menampilkan data keuangan RT.

Menu Laporan Warga, yaitu fitur yang bisa digunakan warga untuk menyampaikan pendapat, laporan kritik dan juga keluhan kepada ketua RT.

Menu Info Kegiatan adalah menu yang dapat dimanfaatkan ketua RT untuk bisa menyampaikan pengumuman atau informasi atau seperti info kerja bakti, info rapat atau info jalan sehat dan info yang lainnya.

Menu Tanda Bahaya merupakan menu yang bisa dimanfaatkan warga ketika menjumpai keadaan yang genting atau darurat seperti kebakaran, pencurian, bencana alam dan lain sebagainya.

Saat ini aplikasi kentongan ini memang masih diperuntukkan untuk lingkup RT saja.

Namun menurut foundernya, Saddam Rajief, nantinya aplikasi ini akan diperluas dikemudian harinya untuk bisa menjangkau untuk jumlah warga yang lebih banyak lagi.

Aplikasi ini bisa didapatkan Cuma-Cuma di playstore maupun IOS dan sudah diterapkan di 50 RT di Bandung dan Jakarta. (Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro)

Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help