Agenda

RBS Diskusikan Gerak dan Energi dalam Tari Klasik Gaya Yogya

Ruang Bincang Seni (RBS) #6 kembali digelar pada Kamis (31/3/2016) mulai pukul 18.30 hingga 21.00 di Pendhapa Art Space

Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ruang Bincang Seni (RBS) #6 kembali digelar pada Kamis (31/3/2016) mulai pukul 18.30 hingga 21.00 di Pendhapa Art Space, Jalan Lingkar Selatan, Tegal Krapyak RT 01, Panggungharjo, Sewon, Bantul.

Kali ini, diskusi akan mengambil tema Dance Healing : Gerak dan Energi dalam Tari Klasik Gaya Yogyakarta. Akan hadir sebagai narasumber di antaranya Martinus Miroto dan Winarsi Lies Apriani.

Bagi sebagian orang, tari dipandang sebagai bentuk gerak yang indah.

Sebagian lagi menganggap, tari lebih dari sekedar bentuk, melainkan terdapat perpaduan anggota tubuh, nafas dan energi yang disalurkan melalui setiap gerak.

Selanjutnya, gerak menjadi komponen roda yang berjalan beriringan membentuk roh dari tari tersebut.

Studi kasus Tari Gaya Yogyakarta dibagi menjadi tiga, yakni putri, putra halus dan putra gagah dengan aturan geraknya masing-masing.

Setiap penari wajib menaati aturan-aturan tersebut, meskipun penari berhak pula menyesuaikan aturan gerak terhadap diri masing-masing.

Saat ini tari lebih banyak dilihat sebagai pertunjukan yang menampilkan penari dan gemulai gerak tubuhnya.

Padahal gerak-gerak tersebut memiliki fungsi bagi tubuh itu sendiri. Ketika penari mulai mendisiplinkan gerak tubuhnya menurut konsep-konsep yang diajarkan, akan tercapai lebih dari sekedar gerak. (tribunjogja.com)

Penulis: gya
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved