TribunJogja/

Walikota Tangerang Klaim Mie Instan Jadi Pemicu LGBT

Orangtua saat ini berlari ke susu kaleng dan produk instan lainnya yang tidak terlalu bagus bagi perkembangan anak.

Walikota Tangerang Klaim Mie Instan Jadi Pemicu LGBT
wikipedia
Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah 

TRIBUNJOGJA.COM, TANGERANG - Statemen sejumlah tokoh Indonesia soal LGBT terkadang cukup menggelitik.

Kali ini pernyataan Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menggegerkan banyak pihak karena menganggap mie instan dan susu formula sebagai salah satu penyebab LGBT.

Pernyataan itu ia lontarkan dalam sebuah seminar kehamilan yang berlangsung awal pekan ini. Menurutnya, agar anak Indonesia sehat, cerdas dan kompetitif harus diberi air susu ibu (ASI) dan nutrisi yang cukup.

Namun karena terlalu sibuk, orangtua saat ini berlari ke susu kaleng dan produk instan lainnya yang tidak terlalu bagus bagi perkembangan anak.

"Jadi tak heran kalau baru-baru ini ada LGBT," katanya seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu (27/2/2016).

Dalam seminar itu Arief juga mengatakan bahwa pemerintah tidak akan melakukan diskriminasi pada komunitas tersebut.

Pasalnya, keputusan menjadi LGBT merupakan kesalahan orangtua yang memberi anak susu formula dan mie instan saat masih kecil.

Dari hasil penelusuran Tribun Jogja, belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa makanan instan berpengaruh terhadap orientasi seks seseorang. Sebagian besar mengaitkan konsumsi mie instan dengan masalah kesehatan.

Pernyataan Walikota Tangerang ini memunculkan tanggapan dari netizen yang kebanyakan tak percaya dengan hal tersebut.

"Memberi bayi mie instan akan berpengaruh pada kesehatan, bukan LGBT. Penelitian seperti apa yang ia (Walikota) lakukan," kata pengguna Facebook bernama Mia Sumarsih.

Netizen lain menganggap pernyataan Arief sebagai sesuatu yang lucu dan menggelikan.

"OMG, saya mengkonsumsi susu kaleng sejak bayi dan masih minum saat ini. Sangat lucu dan membuat tertawa. Mungkin seharusnya menjadi komedian daripada politikus," kata Facebooker Maria Fitri Melia. (tribunjogja.com)

Penulis: say
Editor: oda
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help