Reformasi Birkorasi di Bantul Jadi Fokus 100 Hari Pertama Pemerintahan Suharsono - Halim

Suharsono, akan langsung melaksanakan program 100 harinya bersama Wakil Bupati Abdul Halim Muslih.

Reformasi Birkorasi di Bantul Jadi Fokus 100 Hari Pertama Pemerintahan Suharsono - Halim
Tribun Jogja/ Ikrar Gilang
Bupati Terpilih Bantul, Suharsono, mengenakan kemeja putih saat gladi resik pelantikan di Bangsal Kepatihan, Selasa (16/2/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ikrar Gilang Rabbani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Usai serah terima jabatan yang akan dilakukan pada Rabu (17/2/2016) besok, Bupati Bantul terpilih, Suharsono, akan langsung melaksanakan program 100 harinya bersama Wakil Bupati Abdul Halim Muslih.

Ditemui usai mengikuti gladi resik di Bangsal Kepatihan, Selasa (16/2/2016), Suharsono berujar telah menyiapkan program 100 harinya sejak dua bulan lalu.

"Program 100 hari telah disiapkan dua bulan lalu. Kami mengundang pakar-pakar birokrasi di bidang hukum, sosial, hingga budaya sebagai tenaga ahli dalam perancangan program kerja kami," ujar Suharsono.

Tenaga ahli tersebut nantinya akan membantu kinerja pasangan Suharsono dan Abdul halim dalam menentukan kebijakan.

"Tentu semua akan berkoordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Bantul. Saya tidak mempunyai latar belakang partai politik, sehingga tenaga ahli tersebut akan membantu internal pemerintahan," ujar Suharsono.

Program 100 hari berfokus pada evaluasi internal birokrasi pemerintahan Kabupaten Bantul.

"Sesuai dengan sosialisasi saat kampanye, kita akan melakukan reformasi birokrasi. 100 hari tersebut fokus menelusuri birokrasi di Bantul dan menyelesaikan problematika birokrasi sehingga kinerja pemerintahan berjalan lebih baik dari sebelumnya," terang Suharsono.

"Sistem pemerintahan Bantul nantinya akan transparan, sistem anggaran akan terbuka sehingga masyarakat bisa mengetahui dan mengawasi," terang Suharsono.

Baginya, keterbukaan informasi tersebut bagian dari kerja konkrit evaluasi internal berupa reformasi birokrasi di pemerintahan Bantul.

Di kesempatan yang sama, Wakil Bupati Bantul Abdul Halim mengatakan sudah sering membahas program 100 hari bersama Suharsono.

"Koordinasi dilakukan setiap hari bersama Pak Suharsono, sehingga program visi misi terancang dengan baik dan bisa direalisasikan segera," ujar Abdul Halim.

Ke depannya, pemerintahan Suharsono dan Abdul Halim akan fokus pada permasalahan utama Kabupaten Bantul, yakni Pendidikan dan Kesehatan.

"Ke depannya, kita akan fokus pada dua masalah utama tersebut setelah reformasi birokrasi berjalan dengan baik," ungkap Suharsono. (*)

Penulis: gil
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved