Resolusi Tahun 2016

Tahun baru seharusnya menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan refleksi. Refleksi adalah ketetapan hati.

Resolusi Tahun 2016
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Selamat tahun baru 2016 M. Ucapan ini mengingatkan kita bahwa saat ini kita berada di penghujung tahun. Tak terasa, memang, 12 bulan telah kita lalui.

Selama itu pula kita telah melewati berbagai dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sepanjang tahun 2015, banyak kenangan yang kita rasakan. Namun, apa mau dikata, mau tidak mau memang, kita sudah harus meninggalkan tahun itu dan siap menghadapi berbagai tantangan yang akan kita hampiri di tahun 2016.

Karena itu, di akhir tahun 2015, sangat tepat bagi kita untuk melakukan evaluasi dan refleksi.

Memang, kapan pun tanggal tahun baru itu, sebenarnya tak terlalu penting. Sebab, setiap hari yang kita lalui pada hakikatnya adalah tahun baru.

Jauh lebih bermakna di balik perayaan itu, bahwa ada saat di mana kita perlu sejenak berdiam diri untuk berkontemplasi, menengok ke belakang, kepada kehidupan yang sudah kita jalani.

Selanjutnya, kita menata diri untuk melangkah ke depan, kepada kehidupan yang akan kita jalani.

Jelas, tahun baru seharusnya menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan refleksi. Refleksi adalah ketetapan hati.

Seumpama target yang kita canangkan di awal langkah, untuk kemudian kelak di akhir langkah kita melakukan introspeksi dengan evaluasi.

Bisa juga dikatakan koridor bagi langkah kita, agar jelas arah tujuan, tak terombang-ambing seperti layangan putus. Atau, seperti ikan mati yang hanyut terus mengikuti arus air.

Halaman
123
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved