MUI Yogyakarta Tak Temukan Bahan Tidak Halal yang Digunakan di Restoran

MUI DIY menyatakan belum menemukan hal serupa di restoran yang membuka cabang di Yogyakarta tersebut.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Khaerur Reza

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menanggapi temuan bumbu yang diduga mengandung bahan yang tidak halal dari sebuah restoran Solaria di Balikpapan, Kalimantan Timur oleh MUI dan Tim Gabungan setempat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) DIY menyatakan belum menemukan hal serupa di restoran yang membuka cabang di Yogyakarta tersebut.

"Belum kita belum menemukan, di Yogya belum ada," jelas Ketua MUI DIY, Thoha Abdurrahman, Rabu (25/11/2015).

Sertifikat halal yang dimiliki Restoran Solaria tersebut sendiri berasal dari LPPOM MUI Pusat dan bukan daerah, sehingga yang berhak menentukannya adalah MUI pusat.

Namun, Thoha menambahkan pihaknya tetap akan mencermati masalah ini.

"Ya saat ini belum tapi mungkin nanti kita akan melakukan penelitian," tambahnya.

Seperti yang diberitakan Tribunnews.com, tim gabungan Operasional Razia Daging Ilegal menemukan dua bumbu di restoran Solaria, yang terletak di satu pusat perbelanjaan di Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, yang positif mengandung bahan tidak halal, Senin (23/11/2015) lalu.

Temuan tersebut berada di bumbu campur dan bumbu rendam ayam. Kedua bumbu itu pun disita untuk selanjutnya diuji.

Sebanyak 20 jenis bahan yang disita, dari 20 tersebut ada delapan yang sudah diuji, dan dua di antaranya positif mengandung bahan tidak halal, atau mengandung hewan babi.

Supervisor Restoran Solaria Balikpapan, Ila Baiti, mengatakan makanan yang disajikan adalah halal.

Restoran tersebut tidak lagi menggunakan bumbu yang diduga mengandung unsur babi. (*)

Penulis: khr
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved