Aspropendo Gelar Seminar untuk Tingkatkan Profesionalisme Pendidik

Juga mendiskusikan tentang profesionalitas tenaga pendidik

Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri Mandariana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Asosiasi Profesi Pendidik Ekonomi Indonesia (Aspropendo) dan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) menggelar seminar nasional, di Auditorium FE UNY Lantai 3, Sabtu (9/5/2015), pukul 08.00 hingga 15.30 WIB.

Seminar ini diberi tema "Profesionalisme Pendidik dalam Dinamika Kurikulum Pendidikan di Indonesia pada Era MEA". Seminar nasional kali ini dihadiri lebih dari 200 peserta yang pada umumnya didominasi oleh para akademisi se Indonesia.

Para akademisi diikutsertakan dengan tujuan untuk mempersiapkan mereka sebagai tenaga pendidik, untuk mempersiapkan para anak didiknya menjadi sumberdaya manusia yang siap dalam mengahadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Pihak penyelenggara menghadirkan dua narasumber pada seminar kali ini, yaitu Dr Ir Taufik Hanafi MUP dari Dirjen PAUDNI Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah RI, dan Prof Suyanto Ph.D, Guru Besar FE UNY.

Daru Wahyuni, Ketua Panitia Seminar mengatakan, kegiatan ini salah satunya bertujuan untuk mendiskusikan isu-isu terbaru terkait dengan pemberlakuan MEA pada akhir 2015 nanti. Juga mendiskusikan tentang profesionalitas tenaga pendidik, dalam mengelola pembelajaran untuk menyiapkan SDM berdaya saing tinggi di kancah Internasional.

"Tujuan lainnya adalah bagaimana upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui dinamika kurikulum pendidikan Indonesia, dan mengetahui arah kebijakan pendidikan di Indonesia," tutur Daru.

Taufik Hanafi menjelaskan, struktur tenaga kerja di Indonesia masih mencakup lulusan SMP ke bawah. Menurutnya, ini adalah salah satu tantangan yang besar bagi pendidikan di Indonesia menghadapi MEA.

"MEA nanti akan membuat persaingan dalam dunia kerja semakin ketat, cakupannya sudah Internasional. Karena nanti para pencari kerja maupun pengusaha dari luar negeri akan lebih dipermudah untuk bekerja maupun membuka perusahaannya di Indonesia maupun negara-negara ASEAN lainnya," tutur Taufik. (*)

Tags
UNY
Penulis: abm
Editor: hdy
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved