Album Anyar Death Vomit Bercerita Sisi Gelap Manusia

Album ini memang sudah dinanti-nantikan para penggemar musik metal di Indonesia, maupun di seluruh duni

Album Anyar Death Vomit Bercerita Sisi Gelap Manusia
IST
Death Vomit 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SETELAH masa penantian yang cukup lama, yaitu delapan tahun, jawara Death Metal asal Yogyakarta Death Vomit akhirnya meluncurkan album terbarunya yang bertitel "Forging A Legacy".

Album ini memang sudah dinanti-nantikan para penggemar musik metal di Indonesia, maupun di seluruh dunia. Album yang memuat 9 lagu yang kental oleh nuansa Death Metal ini diluncurkan dan diedarkan melalui sebuah label dari Bandung bernama Armstretch Records. Musik mereka masih brutal, tajam, dan kejam.

Ada hal yang sangat istimewa pada album yang secara resmi dirilis pada 25 Agustus 2014 ini, yaitu ada dua lagu di album ini yang mendapat sentuhan gitaris kawakan dari Amerika Serikat yaitu Dennis Munoz gitaris dari Solstice. Death Vomit adalah legenda metal kebanggaan Yogyakarta, band ini sudah malang melintang di kancah metal baik lokal, nasional, bahkan internasional selama hampir 20 tahun.

Masih dengan personel Sofyan Hadi (gitar/ vokal), Oki Haribowo (bass) dan Roy Agus (drum), album "Forging A Legacy" ini telah melalui proses pembuatan yang panjang, mulai konsep music, pembuatan lirik, aransemen, hingga proses rekamannya. Pada album ini Death Vomit masih setia bercerita tentang sisi gelap manusia.

Lagu pertama 'Decadence Of Life' membawa kita pada suasana yang sangat gelap, aura misterius pun muncul pada introduksi lagu, disusul dengan sayatan gitar yang tajam. Aura ini membawa pikiran kita pada situasi kehidupan manusia yang kejam, gelap, dan tak berkesudahan.

Lagu lagu death metal yang cepat dan padat pun menyusul dengan hentakan tanpa henti, mulai dari lagu Evil Rise, Emerged Rage, hingga Chained in Agony.

Semua lagu dalam album ini semakin menyempurnakan Death Vomit membawa pendengarnya pada misteri kehidupan dunia. Pada awal ini Death Vomit baru mengeluarkan album dalam format CD, sedangkan dalam bentuk Vinyl dijadwalkan akan diluncurkan bulan selanjutnya.

Death Vomit bisa dibilang mempunyai peranan penting dalam perkembangan musik metal di Indonesia. Band ini merilis sebuah album DVD pertama di Indonesia dengan titel "Flames of Hate".

Mungkin merupakan catatan tersendiri bagi para penikmat musik di Indonesia, bahwa sebelumnya belum pernah ada musisi yang secara resmi merilis album dalam bentuk DVD.

Band ini resmi berdiri pada bulan April tahun 1995 di Yogyakarta. Pada awal berdirinya Death Vomit beranggotakan Dede (vokal), Wilman (gitar), Ary (bass), Roy (drum). Saat itu mereka cukup kesulitan untuk mendapatkan pentas, karena musik Death Metal belum berkembang secara luas di Yogyakarta.

Halaman
12
Tags
Metal
Penulis: rap
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved