Mudah Akses GPS Lewat Smartphone
Alat juga bisa diset untuk menyadap pembicaraan, mematikan mesin mobil dari jarak jauh, bahkan menyetel agar mobil tidak bisa dibawa ke luar kota
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - MEKANISME kerja alat GPS cukup sederhana. Alat pemancar sinyal dilengkapi mikrofon dipasang di interior mobil. Biasanya lokasinya disembunyikan agar tidak mudah dilepas. Alat yang dilengkapi kartu SIM GSM ini akan memancarkan sinyal keberadaannya kepada pelacak yang bisa diakses melalui smartphone.
"Setelah dipasang, pemilik mobil cukup mengakses situs web produsen GPS tracker dan melacak keberadaan mobil sesuai nomor seri alat yang dipasang," papar Nanang.
Ia melanjutkan, pada beberapa varian, GPS tracker tidak hanya memantau posisi mobil. Alat juga bisa diset untuk menyadap pembicaraan, mematikan mesin mobil dari jarak jauh, bahkan menyetel agar mobil tidak bisa dibawa ke luar kota.
"Misalnya, pada beberapa usaha rental, agar mobil disewa sesuai perjanjian, maka diset demikian. Misalnya bilangnya dipakai dalam kota namun dibawa ke luar kota, maka ketika melintasi perbatasan maka alat akan memutus aliran listrik atau suplai BBM pada mesin," ungkap Nanang.
Bahkan, lanjutnya, apabila mobil belum diset dan dilarikan ke daerah yang blank sinyal GSM, maka alat akan memberitahukan posisi terakhir mobil. Ketika mobil berada di wilayah yang dijangkau sinyal, maka alat akan segera memberitahu pemantau.
"Juga, kalau posisi alat di mobil ketahuan dan dilepas paksa, maka alat akan memberi laporan," imbuhnya.
Untuk memasang alat ini, konsumen cukup membawa mobilnya ke bengkel atau took variasi mobil yang menyediakan. Setelah dioprek selama sekitar 1,5 jam, maka alat telah terpasang dan bisa segera berfungsi.
"Untuk biaya bulanan cukup murah, sekitar Rp30 ribu. Itu untuk membeli pulsa internet saja," ujarnya. (Tribunjogja.com)