Putra Yogyakarta Jadi Lulusan Terbaik Sekolah Penerbangan A-85 TNI AU

Komandan Dankodikau Marsekal Muda TNI M.Nurullah,S.IP memimpin acara penutupan pendidikan Sekolah Penerbang Angkatan ke-85

Putra Yogyakarta Jadi Lulusan Terbaik Sekolah Penerbangan A-85 TNI AU
Foto : Pentak TNI AU Lanud Adisucipto
Komandan Kodikau Marsekal Muda TNI M.Nurullah,S.IP saat menyerahkan Ijazah kepada para mantan siswa Sekbang angkatan 85, usai upacara penutupan pendidikan di Wisma Adusutjipto, Senin (21/4) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komandan Komando Pendidikan Angkatan Udara (Dankodikau) Marsekal Muda TNI M.Nurullah,S.IP memimpin acara penutupan pendidikan Sekolah Penerbang Angkatan ke-85 di Gedung Wisma Adi Lanud Adisutjipto, Senin (21/4/2014).

Dalam siaran pers yang diterima tribunjogja.com, dijelaskan bahwa Pendidikan Sekolah Penerbang Angkatan ke-85 ini berhasil meluluskan 30 orang Penerbang Perwira Remaja. Mereka akan diwisuda dalam upacara Wing Day oleh KASAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, pada Selasa (22/4/2014) di Lapangan Jupiter Lanud Adisucipto. Selanjutnya akan segera bertugas di Skadron- Skadron operasional di jajaran TNI Angkatan Udara.

Adapun dari ke 30 orang siswa ini, keluar sebagai lulusan terbaik pada Sekolah Penerbang Angkatan ke-85 diraih Fulgentius Dio Prakoso. Putra kelahiran Yogyakarta, 24 tahun yang lalu tepatnya 19 Januari 1990. Lelaki ini tumbuh dan dewasa di lingkungan TNI AU ini. Sang ayah sekarang juga menjabat Kaskorpaskhas Marsma TNI Theodorus Seto Purnomo dan ibu Yosephin Mariani. Lahir dua bersaudara Fulgen sebagai anak bungsu. Dia menamatkan pendidikan SD Saptorenggo 4 Malang. SMP 214 Jakarta, SMA 42 Jakarta.

Sekolah Penerbang A-85 ini berlangsung selama 18 bulan, terhitung mulai 19 Nopember 2013 sampai 21 April 2014. Selama pendidikan, mereka telah menyelesaikan 170-180 Jam terbang. Meliputi 60 Jam terbang untuk Bravo dan 120 jam terbang untuk Charlie. Untuk tahun ini selain terdapat penerbang titipan dari PT Dirgantara Indonesia juga terdapat lulusan Sekbang dari USAFA (United State Air Force Academy). Sementara ke 30 orang ini akan dibagi menjadi 3 jurusan Penerbang angkut 10 tempur 11 dan Heli 9. (tribunjogja.com)

Skandal Kuliner Terkait
Disegel, Bakpia Tidak Asli Jadi Buronan di Malaysia

Penulis: mon
Editor: tea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved