ADVERTORIAL

Disegel, Bakpia Tidak Asli Jadi Buronan di Malaysia

Sejak Rabu (9/4/2014) produk bakpia tidak asli yang mengaku lebih dari yang asli tersebut ditemukan ekspansi ke Malaysia

Disegel, Bakpia Tidak Asli Jadi Buronan di Malaysia
IST
Produk bakpia tidak asli yang mengaku lebih dari yang asli ditemukan ekspansi ke Malaysia. Bakpiapia mengikuti pameran The 11th Internastional Halal Showcase (MIHAS 2014), yang digelar di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC) HALL 4 Kompleks Menara Petronas, Malaysia, Rabu (09/04/2014) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perburuan bakpia tidak asli yang beberapa saat lalu gencar diadakan di Yogyakarta berbuntut panjang.

Dan Bakpia hunter yang melakukan pencarian di dalam negeri sepertinya harus gigit jari. Pasalnya, sejak Rabu (9/4/2014) produk bakpia tidak asli yang mengaku lebih dari yang asli tersebut ditemukan ekspansi ke Malaysia.

Padahal tadinya Bakpia Tidak Asli Merajalela di 7 Titik Penting di Yogya. Meliputi di Ruko Bayeman Permai No. 4 Jl Wates Km 3 Yogyakarta, Jl Kaliurang Km 5,2 Yogyakarta (utara Sepiring Resto, timur Takoyaki Tuanmuda), Jl Cenderawasih Kompleks Colombo No 4 Yogyakarta (7souls distro), Jl Dagen No. 7 Yogyakarta (barat Malioboro Mall depan Hotel Whiz), Toko Batik Teratai Indah (depan Malioboro Mall), Jl Mataram (depan Popeye Music), dan Ambarrukmo Plaza (depan Carrefour lower ground).

Belum diungkap bagaimana caranya Bakpia ini dapat menembus penjagaan ketat imigrasi bandara. Bakpia dengan banyak varian rasa itu ditemukan Ivan, seorang WNI yang sedang berkunjung ke The 11th Internastional Halal Showcase (MIHAS 2014).

Wong di Indonesia lagi jadi buronan, eh malah kabur ke Malaysia,” ujar Ivan kepada Tribun Jogja.

Disinyalir bisa mendatangkan keramaian, pihak KLCC Malaysia, tempat ditemukannya Bakpia tidak asli tersebut akhirnya mengambil tindakan.

Kuala Lumpur Convention Center (KLCC) HALL 4 Kompleks Menara Petronas, yang merupakan tempat ditemukannya bakpia ini akhirnya diberi segel dan lampu peringatan. Dirasa belum cukup, 4 bakpia hunter ditempatkan di sekeliling TKP untuk memaksimalkan keamanan. Namun meskipun mendapat penjagaan ketat dari petugas, Bakpia tidak asli tersebut tetap mendapat perhatian dari pengunjung.

“Saya nggak nyangka lho kalau itu ternyata bakpia Bakpiapia yang sempet disegel di Yogya karena kasus makanan khas yang tidak asli tapi lebih dari yang asli. Padahal saya udah sempet coba tuh, rasanya lebih dari yang asli, apalagi bakpia blasteran dan janggut naga nya.” ujar salah seorang bakpia hunter di TKP.

Dalam festival makanan yang digelar tiap tahun di Malaysia tersebut, bakpia Bakpiapia yang berstatus buronan bersanding dengan ratusan makanan dari negara lain. Varian rasa bakpia bakpiapia yang tidak biasa sepertinya harus membuat pengunjung Malaysia MIHAS 2014 meningkatkan kewaspadaan dan menahan diri untuk tidak kecanduan bakpia bakpiapia tersebut. Karena, bakpia Bakpiapia tersebut melebur dengan makanan khas lain dan sulit dipercaya bahwa makanan yang lahir di Yogya itu merupakan buronan. Selain itu, pengunjung juga diminta untuk selalu peka karena bakpia Bakpiapia bisa ditemui dalam berbagai bentuk.

Para bakpia hunter di negeri Jiran itu pun ketagihan dengan rasa bakpia, dijelaskan Tano Nazoeaggi, General Manager Bakpiapia, yang membawa bakpia ke Malaysia itu bakpia buronan adalah bakpia Blasteran.

Halaman
123
Penulis: mon
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved