Eksklusif Penelusuran Makam Pilot Dakota

Disergap Kitty Hawk, Mesin Dakota Terbakar dan Jatuh di Ngoto Bantul

Nama Alexander Noel Constantine dan Roy Hazlehurst, tak bisa dilepaskan dari tragedi jatuhnya pesawat Dakota VT-CLA

Disergap Kitty Hawk, Mesin Dakota Terbakar dan Jatuh di Ngoto Bantul
Net
Sisa-sisa puing pesawat Dakota VT-CLA yang disimpan di Museum Ngoto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Nama Alexander Noel Constantine dan Roy Hazlehurst, tak bisa dilepaskan dari tragedi jatuhnya pesawat Douglas C-47B-20-DK (Dakota) VT-CLA. Keduanya merupakan pilot dan ko-pilot pesawat Dakota VT-CLA yang ditumpangi tiga pahlawan nasional, yakni Komodor Muda Udara (Kolonel) Adisutjipto, Komodor Muda Udara Abdulrachman Saleh dan Opsir Muda Udara I (Lettu) Adisumarmo. Kini, peristiwa tersebut bisa disaksikan di Monumen Ngoto, Bantul yang menjadi lokasi jatuhnya pesawat itu setelah ditembak oleh pesawat temput Kitty Hwaks, Belanda.

Cuplikan peristiwa itu dimulai pada tanggal 21 Juli 1947. Saat itu, militer Belanda melancarkan "Operasi Pelikan", dengan cara membombardir lapangan-lapangan terbang AURI.

Kemudian, rentetan peristiwa lainnya terjadi pada tanggal 29 Juli 1947.

Saat itu, AURI menggelar serangan rahasia saat subuh ke Semarang, Salatiga, dan Ambarawa sebagai balasan bombardemen Belanda. Tiga pesawat usang peninggalan Jepang digunakan tiga penerbang Muljono, Sutarjo Sigit, dan Suharnoko Harbani. Siang pukul 13.00 pesawat sewaan dari India Douglas C-47B-20-DK (Dakota) VT-CLA terbang dari Singapura tujuan Maguwo, Yogyakarta. Pesawat membawa bantuan obat-obatan dari Red Cross of Malaya. Penerbangan telah disetujui otoritas militer Inggris dan Belanda. Tiga jam setelah lepas landas, pesawat Dakota disergap dua pesawat tempur P-40 Kittyhawks Belanda saat hendak mendarat di Maguwo. Mesin kiri terbakar, membuat pesawat oleng dan jatuh di lahan sawah Ngoto, Bantul, sekitar 2,5 kilometer dari Maguwo.

Akibatnya, awak dan penumpang pesawat terdiri atas Pilot Alexander Noel Constantine (Australian) dan istri Beryl Constantine, Ko Pilot Roy Hazelhurst (Inggris), teknisi Bidha Ram (India), Zainal Arifin (Konsul Indonesia di Malaya), Komodor Agustinus Adisutjipto, Abdulrachman Saleh, dan Adisumarno tewas. Abdulgani Handokotjokro jadi satu-satunya korban selamat tragedi ini. (*)

Penulis: xna
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved