Eksklusif Penelusuran Makam Pilot Dakota

Dari Melbourne, Geoffrey Telusuri Makam Constantine di Yogya

Meski Sumadi telah menemukan lokasi yang diduga makam pejuang itu, namun pencairan itu beberapa tahun berikutnya terkesan mandek

Dari Melbourne, Geoffrey Telusuri Makam Constantine di Yogya
Net
Sisa-sisa puing pesawat Dakota VT-CLA yang disimpan di Museum Ngoto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meski Sumadi telah menemukan lokasi yang diduga makam pejuang itu, namun pencairan itu beberapa tahun berikutnya terkesan mandek. Sejak 2005 hingga 2013, tampaknya pencairan tidak berlanjut. Sumadi menduga pihak-pihak terkait sedang sibuk. Dia juga memperkirakan pimpinan di TNI AU telah berganti beberapa kali sehingga upaya memastikan lokasi makam tidak dilanjutkan.

Sampai akhirnya pada 25 Agustus 2013 lalu datanglah Geoffrey Gold dan Titik Dwi Apriati Ningsih. Keduanya datang dari Melbourne (Australia), mengaku sebagai kemenakan Constantine. Mereka merupakan ahli waris Constantine, pilot Dakota VT-CLA yang membawa Adisutjipto dan beberapa lainnya pada 1947.

"Mereka mencari makam pamannya itu. Datang ke TPU atas petunjuk Monumen Perjuangan TNI AU di Ngoto," katanya.

Ketika ditemuinya, ahli waris Constantine itu diajaknya melihat lokasi yang pernah ditemukannya. Menurutnya, ahli waris itu mengeluh kepadanya, mengapa makam pamannya tersebut tidak mendapat perhatian.

"Mereka lalu kembali menghubungi Mayor Sutikno di Monumen Ngoto. Mereka disarankan ke Kedubes," ujar Sumadi.

Sepekan lalu, menurut Sumadi, kedua ahli waris Constantine baru saja bertemu dengan pihak Kedubes Australia. Malam sekitar pukul 24.00, keduanya menelepon bahwa pihak kedubes akan datang usai Idul Adha untuk meninjau lokasi. Sumadi mengaku langsung meneruskan informasi itu ke kecamatan dan Dinas Kimpraswil.

"Dari situ ada kabar agar lokasi direhab. Mulai hari ini kami bongkar kamar mandi di dekat lokasi itu agar kelihatan makamnya," ujar Sumadi.

Pria yang mengaku sukarela menunggu dan mengurus makam itu selalu siap melaksanakan perintah. Dia juga memahami, rehab dan bersih-bersih lokasi disiapkan untuk menerima kunjungan usai Idul Adha mendatang. Meski demikian, Sumadi saat ini masih merasa ragu dan butuh pembuktian mengenai kebenaran lokasi itu.(ose)

Penulis: ose
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved