• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribun Jogja

Kasus Pencurian Komputer di Gunungkidul Terus Berulang

Sabtu, 7 September 2013 12:02 WIB
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hari Susmayanti

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL
- Kasus pencurian komputer di sekolah kembali terjadi meski sebelumnya petugas Reskrim Polres Gunungkidul telah meringkus dua pelaku spesialis komputer di sekolah-sekolah. Kali ini pencurian komputer menimpa SD Sayangan, Bandung, Playen.

Pelaku yang masuk dengan cara mencongkel pintu ini berhasil membawa kabur sebuah laptop, sebuah proyektor serta sebuah LCD. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 7,5 juta.

Pencurian ini kali pertama diketahui oleh penjaga sekolah,Iwan(29) pada Jumat(6/9/2013) pagi sekitar pukul 06.00 Wib. Saksi yang datang ke sekolah mendapati pintu ruang guru sudah dalam keadaan terbuka. Setelah dicek, satu unit laptop, LCD dan proyektor yang disimpan dalam ruang guru sudah hilang. Saksi kemudian langsung menghubungi kepala sekolah dan melaporkannya kepada pihak berwajib.

Kapolsek Playen, AKP Lutfi mengatakan,petugas yang mendapatkan laporan langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara serta memeriksa beberapa saksi. Dari keterangan yang disampaikan oleh Iwan pada Kamis(5/9) siang, sebelum pulang dari sekolah, seluruh pintu ruangan sudah dikunci. Laptop dan beberapa peralatan eletronik sudah disimpan di ruang guru.

“Keterangan dari saksi(Iwan) laptop yang hilang biasanya dibawa pulang. Namun kemarin ditinggal di dalam ruang guru,”katanya, Jumat(6/9/2013).

Lutfi menjelaskan, petugas yang melakukan oleh TKP menemukan beberapa kerusakan di pintu yang ada di sekolah. Kemungkinan besar, pelaku masuk ke dalam ruang dengan cara mencongkel menggunakan besi. Pelaku leluasa mengambil barang berharga karena sekolah tidak dijaga oleh penjaga malam.

“Pelaku ini merusak pintu untuk masuk ke dalam ruangan. Tadi ada beberapa bagian yang rusak bekas congkelan,”jelasnya.

Kanit Reskrim Polres Playen, Iptu Mursidiyanto mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus pencurian komputer tersebut. Petugas belum bisa mengidentifikasi siapa pelakunya.”Masih kita lidik, mudah-mudahan bisa segera terungkap,”imbuhnya.

Kasus pencurian komputer dengan sasaran sekolah-sekolah di wilayah Gunungkidul memang cukup tinggi. Hingga Septermber, setidaknya sudah ada 22 kasus. Polres Gunungkidul sendiri sudah menangkap dua pelaku spesialis komputer yakni Heri Susilo dan Tika Purwaningsih. Saat ini keduanya masih menjalani proses penyidikan di Mapolres Gunungkidul. Kedua pelaku ini merupakan otak dari pencurian komputer di belasan sekolah di wilayah Gunungkidul. Selain mengamankan dua pelaku, petugas Satreskrim juga berhasil mengamankan belasan unit komputer dari tiga pedagang di pasar Beringharjo Yogyakarta. (has)
Penulis: has
Editor: mon
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas