Senin, 29 Desember 2014
Tribun Jogja

Kesal Listrik Sering Padam, Ratusan Warga Lampung Tengah Lempari Kantor PLN

Senin, 2 September 2013 22:52 WIB

TRIBUNJOGJA.COM, TERBANGGI BESAR - Kesal akibat listrik terlalu sering padam, puluhan warga di Lampung Tengah dikabarkan menyatroni Kantor Ranting PLN Bandarjaya, Minggu (1/9/2013) sekitar pukul 20.30 WIB, saat listrik padam.

Menurut informasi yang dihimpun Tribun, warga yang datang sempat melakukan pelemparan batu ke kantor PLN di Bandarjaya. Beruntung, warga hanya melempar dan tidak berbuat anarkis hingga akhirnya membubarkan diri.

"Itu terjadi tadi malam. Memang ada warga yang datang. Mungkin sekitar 50 sampai 100 orang lah. Kalau dengar-dengar sih kesal karena sering mati lampu. Enggak tahu dari mana datangnya," ungkap Reza, salah seorang warga sekitar Kantor PLN Bandar Jaya, Senin (2/9/2013).

Reza mengatakan, padamnya aliran listrik di Lampung Tengah memang kerap terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Hal tersebut dinilai cukup mengganggu masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya.

"Dan mati lampunya itu merata. Apalagi yang kemarin dulu itu kan semua mati lampu. Semalam juga kan mati lampu. Wajar saja mungkin kalau ada warga yang marah, karena terlalu sering. Jadi banyak yang kesal," bebernya.

Hal senada juga diungkapkan Towo, warga lainnya. Menurutnya, PLN harus lebih sering mensosialisasikan kepada masyarakat jika listrik akan padam pada jam-jam tertentu. Sehingga tidak menimbulkan kekesalan dan kepanikan.

"Yang jadi pertanyaan kita ini kan mau mati atau hidup itu bayaran tetap sama. Ini kan lucu. Jadi banyak yang kesal itu wajar-wajar saja. Karena terlalu seringnya mati lampu," imbuhnya.

Kepala Ranting PLN Bandarjaya Syamsu Rizal mengaku, tidak mengetahui penyebab datangnya puluhan warga melempari kantor setempat pada Minggu malam kemarin.

Syamsu Rizal mengatakan, memang terjadi sedikit kerusakan pada kaca kantor akibat puluhan warga yang datang. Namun, ia tidak mengetahui apa penyebab kerusakan tersebut, karena terjadi pada malam hari dan saat libur.

"Cuma kaca yang pecah. Kita enggak tahu penyebab kejadian semalam sampai masyarakat mendatangi  PLN ini. Kita memang melakukan pemadaman bergilir tapi belum tahu penyebabnya apa, mungkin karena beban tidak mencukupi dari induk. Sekiranya mohon dimengerti," bebernya.

Menurutnya, PLN tidak asal-asalan mematikan lampu dan tetap melakukan pelayaanan yang maksimal kepada para pelanggan. Namun, terkait masalah yang sewaktu-waktu bisa datang yang menyebabkan listrik padam, pihaknya tidak bisa menduga hal tersebut.
Editor: mon
Sumber: Tribun Lampung

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas