• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Ada Nomor Izin dari Depkes, Ternyata Positif Mengandung Rhodamin B

Rabu, 17 Juli 2013 13:34 WIB
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Pemerintah Kota (Pemkot) menemukan sejumlah makanan ringan mengandung zat pewarna berbahaya masih beredar di pasaran. Hal ini terungkap saat tim dari DKK melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah distributor bahan makanan ringan dan supermarket yang menjual makanan ringan dan parsel.

Bahan makanan berbahaya di antaranya ditemukan di distributor makanan Toko Sinar Laut di kawasan Nusukan, Solo. Dari sejumlah sampel makanan yang dicurigai mengandung zat pewarna berbahaya, tim menemukan dua jenis makanan mengandung Rhodamin B.

"Zat ini seharusnya tidak boleh digunakan untuk makanan. Karena ini pewarna tekstil, sehingga berbahaya," kata Kepala Bidang (Kabid) Upaya Kesehatan DKK Pemkot Solo, Setyowati kepada wartawan di sela-sela kegiatan sidak, Rabu (17/07/2013).

Kedua bahan makanan jenis Jipang dan Cone Ice Cream itu, menurut dia, berasal dari luar Kota Solo. Ironisnya, pada kemasan makanan tersebut dicantumkan nomor izin dari departemen kesehatan dari wilayah tempat produsen. "Memang dicantumkan izin depkes di kemasannya. Tapi kodenya bukan dari Kota Solo. Nanti akan kita komunikasikan dengan depkes tempat asal makanan itu," kata Setyowati.

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim langsung memusnahkan stok makanan yang kedapatan mengandung zat pewarna berbahaya tersebut. Selain itu, DKK juga melarang distributor mengambil dagangan dari pabrikan makanan berbahaya itu. "Karena kalau Rhodamin B ini dikonsumsi manusia dalam jangka waktu lama akan mengendap di tubuh dan bisa menyebabkan kerusakan organ vital di antaranya ginjal dan hati," jelasnya.(*)
Editor: mon
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
350544 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas