A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

20 Tewas Akibat Keracunan Makanan di India - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
Rabu, 16 April 2014
Tribun Jogja

20 Tewas Akibat Keracunan Makanan di India

Rabu, 17 Juli 2013 12:48 WIB
20 Tewas Akibat Keracunan Makanan di India
BBC
20 orang tewas akibat keracunan makanan di India
TRIBUNJOGJA.COM, INDIA - Sedikitnya 20 anak tewas dan lusinan lainnya jatuh sakit setelah mengkonsumsi makanan basi di sebuah sekolah di Bihar, India. Insiden keracunan makanan yang mematikan ini terjadi di sekolah negeri di desa Marakh, distrik Saran.

Penyelidikan kini digelar dan uang kompensasi sebesar 200.000 rupee atau sekitar Rp35 juta ditawarkan untuk keluarga korban tewas.

Sekitar 28 anak-anak dibawa ke rumah sakit di kota terdekat di ibukota Chapra, Patna, setelah insiden ini.

Totalnya ada 47 pelajar di sekolah dasar desa Dharmasati Gandaman yang jatuh sakit setelah memakan makan siang gratis pada Selasa kemarin.

Skema Makan Siang di sekolah India merupakan kebijakan pemerintah untuk menyediakan makan gratis guna mendorong kehadiran siswa di sekolah, tetapi seringkali dengan kadar kebersihan yang buruk.
'Keracunan makanan'

Ada kekhawatiran korban tewas akan meningkat karena kebanyakan anak-anak, semuanya berusia di bawah 12 tahun, dalam kondisi kritis.

Ayah salah satu anak yang sakit, Raja Yadav, mengatakan anaknya muntah setelah kembali dari sekolah dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Dokter yang merawat menyebut ''keracunan makanan'' sebagai penyebab kematian.

"Kami menduga akibat keracunan makanan yang ditimbulkan dari insektisida yang terdapat di sayur atau nasi,'' kata Amarjeet Sinha, seorang pejabat senior dinas pendidikan kepada BBC.

Seorang dokter lainnya di rumah sakit di Patna mengatakan minyak sayur yang terkontaminasi bisa menyebabkan keracunan makanan.

Wartawan setempat melaporkan kasus keracunan makanan terhadap pelajar juga pernah terjadi sebelumnya.

Kepala Menteri Bihar Nitish Kumar langsung menggelar pertemuan darurat dan memerintahkan ahli forensik untuk melakukan penyelidikan di kawasan termiskin dan terpadat di India ini.

Program Makan Siang gratis di India merupakan program terbesar di dunia ditujukan untuk 120 juta pelajar di 1,2 juta sekolah di India.

Program ini pertama kali dikenalkan untuk anak-anak miskin di kawasan selatan kota Chennai pada tahun 1925.(BBC)
Editor: mon
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
350474 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas