Senin, 22 Desember 2014
Tribun Jogja

Sinergi BPR Terkendala Suku Bunga Kredit Bank Umum

Kamis, 20 Juni 2013 16:44 WIB

Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA
- Selama ini, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) masih menghadapi problem bersinergi atau lingkage dengan bank umum. Salah satu faktor yang menjadi hambatannya adalah beban bunga kredit yang ditetapkan bank umum kepada BPR yang dinilai terlalu tinggi.

"Sebenarnya untuk kerja sama sudah banyak yang menawarkan, namun biasanya suku bunga kreditnya tidak cocok," ujar Direktur Utama Bank Jogja, Kosim Junaedi, pada Tribunjogja.com, Kamis (20/6/2013).

Ia berpendapat, sebagai mitra bisnis, tentunya BPR menginginkan kucuran kredit dari bank umum menggunakan bunga khusus. Namun keinginan tersebut tidak sejalan dengan langkah sebagian besar bank umum yang masih memberikan bunga sesuai pasar.

"Akibatnya kami juga tidak bisa jual, jika belanja kreditnya terlalu tinggi," katanya.

Pemberian bunga kredit yang masih terlampau tinggi, menurutnya akan menyulitkan BPR untuk disalurkan lagi ke masyarakat. Karena bagaimana pun juga, segmen BPR merupakan UMKM yang sensitif harga. "Kalau patokan dari bank umumnya sudah tinggi, lalu BPR harus jual berapa," keluhnya. (*)
Penulis: gya
Editor: wid

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas