Sabtu, 22 November 2014
Tribun Jogja

Warga Muhammadiyah Mulai Berpuasa 9 Juli

Rabu, 12 Juni 2013 20:13 WIB

TRIBUNJOGJA.COM, SURABAYA — Warga Muhammadiyah di Indonesia akan mulai berpuasa 9 Juli 2013. Kepastian itu didapat berdasar hisab hakiki wujudul hilal dan hasil musyawarah Majelis Tarjih dan Tajdid Pengurus Pusat Muhammadiyah.

Sekretaris Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim Nadjib Hamid mengatakan, berdasar hisab hakiki wujudul hilal dan hasil musyawarah Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah yang digelar 13 Mei lalu, diputuskan bahwa awal bulan puasa atau 1 Ramadhan 1434 H jatuh pada hari Selasa Wage, tanggal 9 Juli 2013, sedangkan Idul Fitri atau 1 Syawal 1434 H jatuh pada hari Kamis Wage tanggal 8 Agustus 2013.

Khusus awal Ramadhan, Nadjib menyebut ada potensi pelaksanaannya tidak bareng antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. "Penyebabnya, ketinggian hilal kurang dari 1 derajat," ujarnya kepada Surya, Rabu (12/6/2013).

Menurut Nadjib, awal puasa dan Lebaran tersebut telah ditetapkan oleh PP Muhammadiyah berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah tertuang dalam Maklumat No 04/MLM/I.0/E/2013 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1434 H tertanggal 23 Mei 2013, yang ditandatangani Ketua umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan Sekretaris Umum PP Mummadiyah Danarto.

Dalam maklumat itu, dijelaskan, ijtima menjelang Ramadhan 1434 H terjadi pada hari Senin Pon, 8 Juli 2013, pukul 14.15.55 WIB. Tinggi bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta ( + : : -07" 48, dan ), : 110o 21, BT ) *0o 44' 59" (hilal sudah wujud) ketika matahari terbenam tanggal 8 Juli 2013  (hari Senin) di sebagian wilayah barat. Di Indonesia, hilal sudah wujud dan di sebagian wilayah timur Indonesia belum wujud. Dengan begitu, garis batas wujudul hilal melewati wilayah Indonesia dan membagi wilayah Indonesia menjadi dua bagian.

Selain itu, ijtima menjelang Syawal 1434 H terjadi pada hari Rabu Pon, 7 Agustus 2013, pukul 04.52.19 WIB. Tinggi bulan pada saat matahari terbenam di Yogyakarta (0 : -07" 48, dan l": l l0o 21, BT) : *03o 54' ll" (hilal sudah wujud) dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam matahari itu, bulan berada di atas ufuk. (*)
Editor: wid
Sumber: Surya

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas