A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Heboh Video Anak yang Tak Diakui Rektor IPDN di Internet - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 1 September 2014
Tribun Jogja

Heboh Video Anak yang Tak Diakui Rektor IPDN di Internet

Jumat, 7 Juni 2013 21:00 WIB
TRIBUNJOGJA.COM, BANDUNG - Dunia maya kembali geger. Kali ini, beredar sebuah tayangan berdurasi 32 detik yang menampilkan foto-foto bayi laki-laki yang lucu dan menggemaskan dengan berbagai pose. Hanya berupa foto, bukan tayangan gambar hidup.

Video yang diunggah seseorang bernama Dimas Sumaryadi itu berjudul "IPDN Dimas I Putu Sumaryadi anak yang tidak diakui oleh rektor ipdn bandung". Tercatat video singkat ini diunggah pada 4 April 2013 lalu dengan alamat.

Tayangan ini hingga Jumat (7/6/2013) malam lalu, sudah ditonton oleh sekitar 2.279 orang. Dari jumlah tersebut, tercatat 8 orang menyukai tayangan ini dan 2 orang yang tidak menyukainya. Video ini menampilkan 8 pose foto bayi laki-laki yang sama, tapi berbeda gaya.

Di bawah video tersebut, terdapat sebuah tulisan yang diduga memang sengaja ditujukan oleh pengunggahnya sebagai pesan terhadap Rektor IPDN. Namun entah apa maksud pengunggah video ini dengan menuliskannya di bawah video tersebut. Sekilas, apa yang diungkapkan dalam tulisan itu seakan menegaskan bahwa pengunggah adalah seorang wanita, ibu dari bayi laki-laki yang ada di tayangan YouTube.

Adapun tulisan itu menuturkan hal seperti di bawah ini :
"Dimas I Putu Sumaryadi adalah darah daging dari Rektor IPDN prof. DR. DRS. H I.NYOMAN sumaryadi, M.SI yang tidak diakui demi jabatan harta dan tahta. Hinaan cacian terhadap Dimas oleh beliau dan Nyonya Darwijati yang menyuruh membuang ke dalam tong sampah dan panti asuhan untuk menutupi aib dan karirnya. Alangkah teganya Rektor IPDN dan istrinya (Nyonya Darwijati)."

Rupanya, tudingan yang menyeret orang nomor satu di IPDN, Jatinangor - Sumedang tersebut, bukan hanya disebar di situs YouTube, tapi juga di jejaring sosial Facebook (FB). Tayangan di YouTube pun dipajang di dinding FB ini. Diduga pemilik akun FB ini adalah orang yang sama yang mengunggah foto-foto bayi laki-laki itu.

Informasi yang tercantum di akun FB tersebut, selain memuat biodata sang rektor IPDN, juga memuat tanggal lahir 10 Juni yang diduga sebagai tanggal lahir wanita atau ibu dari Dimas atau mungkin tanggal lahir dari bayi yang ada di YouTube itu.

Dalam info di akun FB, tertulis bahwa pemilik akun berstatus seorang janda. Tidak terlalu banyak informasi yang dapat digali dalam akun FB ini. Foto di akun FB, hanya ada dua buah, yaitu foto sampul satu buah dan foto profil satu buah.

Pada foto sampul memuat sejumlah mahasiswa/i IPDN yang berdiri di tangga sebuah bangunan di bawah tulisan IPDN. Pada foto profil, hanya menampilkan lambang dari IPDN berwarna biru.

Kedua foto yang ada di FB diunggah pada tanggal yang sama, 16 Mei 2013. Hanya berbeda waktu, yang satu pada pukul 02.14 dan satunya lagi pukul 02.24.

Beberapa hari sebelumnya, di bulan Mei, di dinding FB yang mengatasnamakan IPDN Dimas Sumaryadi ini terpampang sebuah tulisan berbunyi :
"Buat teman-teman pers silakan cek dan mengkonfirmasi kebenaran berita ini kepada pihak Rektor IPDN (I Nyoman Sumaryadi) dan pada waktunya nanti akan saya beberkan semua faktanya ke media massa kalau I Nyoman Sumaryadi tetap tidak mau mengakui Dimas I Putu Sumaryadi sebagai anak kandungnya sendiri beberapa detik yang lalu."

Bahkan pada hari yang sama, orang yang memiliki akun FB lagi-lagi dengan beraninya mencantumkan biodata dari orang nomor satu di IPDN berlokasi di Jatinangor, Sumedang, I Nyoman Sumaryadi. Cukup lengkap data yang dicantumkan di sini. Semisal, tudingan kasus yang mengemuka pada 2007 lalu berkaitan dengan kabar meninggalnya salah seorang praja.

Kasus ini cukup menghebohkan lantaran Rektor IPDN yang menjabat kala itu, yaitu I Nyoman Sumaryadi dituding ikut campur dalam meninggalnya salah seorang pelajar asal Manado, Cliff Muntu. Dalam pemberitaan tersebut, Nyoman terbukti dinyatakan bersalah berdasarkan tindakannya yang telah membuat surat palsu dengan memulihkan kembali status praja IPDN yang dinonaktifkan karena terlibat penganiayaan.

Setelah Tribun melakukan penelusuran, seorang wanita berinisial 'S' mengakui dialah yang mengunggah video di YouTube tersebut. Wanita berusia 35 tahun ini merasa dicampakkan oleh I Nyoman Sumaryadi yang saat ini menjabat sebagai Rektor IPDN.

S belum mau bertatap muka dan melakukan wawancara. Hanya mengungkapkan beberapa kekesalannya lewat pesan singkat kepada Tribun. "Saya tahu diri kalau saya bukan istri pertama I Nyoman Sumaryadi. Ceritanya panjang, singkat cerita. I Nyoman Sumaryadi mengkhianati cintanya dengan saya. Bahkan 9 bulan terakhir ini tidak mau mengakui Dimas anak kandungnya sendiri," ujar S.

Rektor IPDN, I Nyoman Sumaryadi saat dikonfirmasi perihal tayangan video di YouTube maupun akun FB dengan tegas mengungkapkan, apa yang tertulis maupun diungkapkan di kedua media sosial tersebut, tidak benar. (*)
Editor: wid
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
323683 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas