Senin, 25 Mei 2015

Ini Penyebab Pergantian Kapolri Dipercepat

Rabu, 5 Juni 2013 22:18

Ini Penyebab Pergantian Kapolri Dipercepat
Kompas.com/SABRINA ASRIL
Kapolri Jenderal Timur Pradopo.

Kapolri Jenderal Timur Pradopo baru memasuki masa pensiun pada Januari 2014. Namun, Presiden SBY memercepat pergantian Kapolri menjadi tahun ini.

SBY menginginkan Kapolri baru segera dipilih, agar Kapolri terpilih nanti bisa segera menyiapkan pengamanan jelang Pemilu 2014.

Menurut Julian, keputusan ini memiliki pertimbangan demi kelancaran tugas, sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara.

"Kita tahu bahwa salah satu tugas kepolisian sebagai salah satu fungsi pemerintahan dan tentu sebagai alat negara, adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, di samping tentu menegakkan hukum, perlidungan, dan pengayoman pelayanan masyarakat," ujar Julian kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/6/2013).

"Jadi, atas dasar pertimbangan itu sebagai amanat UU No 2 Tahun 2002, pergantian kapolri dilaksanakan tahun ini," jelasnya.

Karena itu, Julian menentang bahwa dipercepatnya pergantian Kapolri, karena Presiden SBY kecewa dengan kinerja Jenderal Timur Pradopo. Apalagi, menurutnya, sejauh ini kinerja Timur Pradopo sebagai Kapolri sangat memuaskan.

"Apa yang dilakukan beliau (Timur Pradopo) sebagai kapolri selama ini cukup baik. Jadi, tidak benar kalau itu yang menjadi pertimbangan kenapa beliau dipercepat," paparnya.

Halaman12
Editor: wid
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas