A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Pengasong Halangi KA Logawa di Stasiun Klaten - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Pengasong Halangi KA Logawa di Stasiun Klaten

Rabu, 29 Mei 2013 18:40 WIB
Pengasong Halangi KA Logawa di Stasiun Klaten
TRIBUNJOGJA.COM/OBED DONI ARDIYANTO
Polsuska sedang menertipkan para pedagang asongan KA yang berusaha menghalang-halangi KA Logawa yang akan berangkat ke arah Solo di Stasiun KA Klaten. Para pedagang melakukan hal itu karena tidak diperbolehkan masuk ke KA untuk berjualan.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Obed Doni Ardiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN
- Sekitar 30-an pedagang asongan sempat menghalang-halangi keberangkatan rangkaian KA kelas ekonomi Logawa yang hendak menuju arah Solo, di Stasiun Kereta Api (KA) Klaten, sekitar pukul 09.30 WIB, Rabu (29/5/2013). Mereka melakukan hal tersebut karena habis kesabaran terhadap larangan untuk berjualan di dalam KA yang sedang ditegakkan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska).

“Kami tadi hendak berjualan di KA, tetapi tidak boleh oleg Polsuska. Akhirnya, kami menghalangi kereta yang akan berangkat supaya diperbolehkan masuk tersebut. Kemudian pihak kepolisian Klaten datang. Padahal Logawa kan kereta ekonomi. Kami hanya ingin bisa berjualan saja,” tutur Jumi Rahayu (42), salah satu pedagang asongan, kepada Tribunjogja.com, di Klaten, di Klaten, Rabu (29/5/2013).

Menurut wanita asal Kampung Tegalsepur, Kelurahan Klaten, Kecamatan Klaten Tengah itu, dirinya memilih untuk berdagangan asongan karena lapangan pekerjaan saat ini semakin sempit. Dia telah berdagang asongan di kereta api selama lima tahun ini.

“Kita ini memang orang miskin tetapi mau berusaha cari nafkah. Kita hanya masuk kelas ekonomi saja. Kita mau mengikuti aturan seperti dikoordinasi, membayar tiket, ataupun memakai seragam. Namun, kami pedagang asongan semakin lama, makin dibatasi saja,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Tribunjogja.com, puluhan pedagangan asongan tersebut sempat menghalangi keberangkatan KA Logawa kurang lebih selama 30 menit. Namun pihak Stasiun KA kemudian meminta bantuan dari petugas Pengendalian Massa (Dalmas) Polres Klaten dan personel dari Polsek Klaten Kota.

Mereka yang berdiri di depan lokomotif KA Logawa berhasil diamankan dari jalur kereta api. Puluhan pedagang asongan itu kemudian dikumpulkan di ruang tunggu bagian dalam stasiun KA tersebut. Pihak Polsek dan Polres kemudian menjembatani antara pedagang asongan dengan petugas Polsuska yang berada di lokasi.

“Kami tadi sudah berusaha menjembatani kedua pihak. Polsuska memang menjalankan tugasnya sesuai mandat dari atasan. Namun di sisi lain, para pedagang asongan ini membutuhkan lahan untuk mencari nafkah. Saya berharap Polsuska mau menyampaikan hal ini ke atasan mereka, supaya ada solusi terbaik dari kedua belah pihak,” papar Kapolsek Klaten Kota, AKP Heru Setyaningsih.

Setelah dikumpulkan dan dijembatani pihak Polres Klaten, para pedagangan asongan yang sempat berkeluh kesah kepada petugas Polres Klaten itu akhirnya membubarkan diri satu per satu. Namun mereka menegaskan akan tetap berusaha untuk berjualan di KA. (*)
Penulis: oda
Editor: wid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
315373 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas