IHSG Alami Profit Taking
Setelah berhasil mengukir rekor tertinggi baru pada awal sesi, pada penutupan perdagangan hari ini IHSG mengalami profit taking
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Rina Eviana Dewi
Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah berhasil mengukir rekor tertinggi baru pada awal sesi, pada penutupan perdagangan hari ini IHSG mengalami profit taking dan menyeret indeks untuk mendarat di zona negatif. Indeks mengalami tekanan dan ditutup melemah -26.21 poin atau -0.50 persen dan mendarat di level 5.188.
Selama perdagangan indeks sempat menyentuh level tertinggi baru di 5.251, sempat memberi angina segar untuk penguatan lebih lanjut. Namun, ternyata tekanan profit taking semakin menguat dan sempat membawa indeks turun hampir menyentuh – 1 persen dengan level terendah hari ini di 5.161.
Analis Danareksa Sekuritas, Elton Buyung Satrianto mengatakan perdagangan di bursa hari ini relative moderat dengan membukukan total transaksi yang mencapai 7.343 miliar, namun transaksi yang terjadi di pasar regular hanya mencapai 5.710 miliar dengan transaksi di pasar nego mencapai 1.617 miliar. Investor asing membukukan pembelian bersih tipis saja sebesar 1.6 miliar.
Mayoritas indeks sektoral mengalami tekanan pada perdagangan hari ini, indeks consumer memimpin pelemahan dengan penurunan sebesar -1.69 persen diikuti dengan sektor manufaktur yang melemah -1.08 persen dan sektor aneka industri yang mengalami penurunan sebesar 0.80 persen.
Sedangkan sektor yang menguat adalah sektor agri yang menguat 0.44 persen diikuti oleh sektor mining yang menguat 0.14 persen dan sektor keuangan yang mengalami penurunan 0.01 persen.
Dari pergerakan bursa utama asia pada hari ini mayoritas bursa utana asia mengalami tekanan juga. Indeks Hangseng mengalami penurunan sebesar -0.54 persen indeks Kospi membukukan pelemahan tipis -0.07 persen sedangkan indeks Nikkei masing berhasil mengalami penguatan sebesar +0.13 persen.
Untuk perdagangan hari Rabu (22/05) IHSG diperkirakan akan bergerak dengan level support indeks berada di 5.149 – 5.110 serta level resistan indeks berada di 5.239 – 5.290.(*)