PSIM Yogyakarta
Andri Diragukan Tampil Melawan PPSM
Tantangan berat kini tengah dihadapai PSIM Yogyakarta jelang tiga laga tandang nanti.
Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tantangan berat kini tengah dihadapai PSIM Yogyakarta jelang tiga laga tandang nanti. Selain kondisi tim masih terganggu karena permasalahan gaji, beberapa pemain pilar PSIM masih diragukan tampil di tiga pertandingan sisa di babak penyisihan musim. Satu di antaranya Andri Wirawan.
Harapan tim memang tertuju pada Andri Wirawan yang diproyeksikan bisa segera tampil mengingat cederanya tak terlalu berat. Sayang, hingga Rabu (15/5/2013) kondisi Andri masih meragukan untuk bisa tampil melawan PPSM Sakti Magelang dua minggu lagi.
"Sepertinya sangat berat jika Andri dimainkan melawan PPSM dua minggu lagi, otot hamstring-nya kemungkinan belum pulih benar," terang masseur PSIM, Haris Setyawan kepada Tribunjogja.com, Rabu (15/5/2013).
Haris memperkirakan, Andri baru bisa kembali bermain sekitar empat minggu lagi. Itupun, jika ia terus mendapatkan vitamin berupa nutrisi untuk kembali menguatkan otot hamstring-nya.
Peran Andri memang sangat vital di kubu PSIM. Menempati posisi stoper bersama Eko Pujiyanto, nyaris Andri tak pernah tergantikan sejak laga perdana sampai akhirnya ia harus beristirahat total.
Joni Sukirto yang diplot mengisi posisi Andri, memang cukup tampil baik. Namun keputusan itu dirasa kurang maksimal mengingat posisi Joni sebenarnya adalah seorang libero.
Sementara stoper muda Taufik Angga, hingga kini tak kunjung membuat pelatih Maman Durachman kepincut untuk memakai jasanya. Praktis, kembalinya Andri di lini pertahanan PSIM sangat dibutuhkan.
Saat dikonfirmasi keadaan teranyarnya Andri sebenarnya mengaku sudah merasa lebih baik. Ia memperkirakan kondisinya kini sudah mencapai 70 persen.
Senada dengan Haris, Andri pun mengaku belum bisa bermain saat tim bertandang ke kandang PPSM Sakti Magelang. Kemungkinan setelah laga itu ia bisa kembali ke lapangan.
"Lihat kondisi nanti, kalau memang saya belum siap saya akan menyampaikannya kepada pelatih," kata Andri.
Andri, benar-benar menginginkan kembali bermain saat cederanya sudah pulih 100 persen. Ia sadar jika usahanya untuk sembuh bukan hanya untuk tiga pertandingan mendatang namun lebih jauh lagi pada masa depannya nanti.
"Daripada saya paksakan tapi tidak maksimal juga malah berimbas negatif terhadap permainan tim," imbuh Andri. (*)