• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Disinggung Megawati, Peserta Kampanye Motor Ugal-ugalan Bubarkan Diri

Minggu, 12 Mei 2013 18:44 WIB
Disinggung Megawati, Peserta Kampanye Motor Ugal-ugalan Bubarkan Diri
TRIBUNJOGJA/OBED DONY A
Kampanye PDI-P dalam rangka kampanye terbuka Pilgub Jateng pasangan Ganjar-Heru di Klaten, diwarnai konvoi motor melanggar tata tertib lalu lintas.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Obed Doni Ardiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN
- Konvoi sepeda motor mewarnai kegiatan kampanye Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jateng yang diusung PDI Perjuangan (PDI-P) Ganjar Pranowo -Heru Sudjatmoko di Klaten, Minggu (12/5/2013). Konvoi sepeda motor yang tak tertib aturan lalu lintas tersebut ternyata disinggung, Ketua Umum DPP PDI-P, Megawati Sukarnoputri, saat berbicara di panggung kampanye.


“Sekarang ini banyak warga yang telah memiliki sepeda motor. Apakah ini tanda kemakmuran masyarakat semakin merata, atau menunjukkan moderinitas jika tidak memiliki motor bukan orang modern. Namun bagi saya, setelah melihat yang terjadi di sini, ini menunjukan sopan santun orang Jawa tererosi. Anak muda yang membunyikan itu (memainkan gas) menunjukkan anak muda sekarang yang tidak bersopan-santun,” tutur Mega, di Klaten, Minggu (12/5/2013).


Berdasarkan pengamatan Tribunjogja.com, perkataan Megawati tersebut langsung disusul dengan pembubaran diri para peserta bermotor brong yang berisik itu dari Lapangan Merdeka, Karanganom. Saat bubar, mereka tetap saja memainkan gas motornya yang menghasilkan suara memekakkan telinga.


Meski suara Megawati sempat kalah dengan suara motor, namun dia terus menyinggung tindakan anak muda itu. Bahkan, dia mengatakan dirinya prihatin dengan perilaku para pemuda yang membuat berisik kegiatan kampanye tersebut.


“Kalau mereka mau datang seharusnya berfikir bahwa akan ada kampanye. Bayangkan saja ada yang naik motor tidak memakai helm. Itu gaya yang salah kaprah. Padahal, helm itu untuk keselamatan diri sendiri. Motor dengan suara berisik seperti itu juga memecahkan perhatian. Apakah kalian mendengarkan suara saya. Kalau anda orang Indonesia, bersopan santun lah,” tukas Mega. (*)
Penulis: oda
Editor: evn
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas