Minggu, 19 April 2015

4 Terduga Teroris Jaringan Abu Roban Ditangkap

Jumat, 10 Mei 2013 22:37

4 Terduga Teroris Jaringan Abu Roban Ditangkap
KOMPAS/YULVIANUS HARJONO
Sejumlah anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menyiapkan alat dan senjata saat menggerebek rumah kontrakan yang ditinggali terduga teroris di Tanjung Seneng, Bandar Lampung, Jumat (10/5/2013).

"Para pelaku yang ditangkap hari ini di Lampung terkait jaringan Abu Roban," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Jumat.

Empat terduga teroris yang ditangkap pada Kamis (9/5/2013) yakni Solihin alias Abdul Latif alias Dino alias Awan pekerja sablon baju sekolah, Solihin beralamat di Kelurahan Rawasari Nomor 10 Kecamatan Kandis Bandar Lampung, katanya.

"Dia bertugas mensurvei tempat, dan mengambil brangkas pada perampokan di BRI Lampung dan mendapat bagian Rp5 juta dari hasil perampokan," kata Boy.

Terduga kedua adalah Muhammad Ali alias Andika alias Dika alias Dwi Putra Mahardika pekerjaan swasta. Ali memiliki alamat Warangin Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu Lampung, katanya.

"Pada saat perampokan bertugas sebagai pengikat `costumer service` dengan mengancam menggunakan pisau, mendapat bagian Rp5 juta dari hasil perampokan," kata Boy.

Selanjutnya Densus 88 pada Jumat (10/5) melakukan penangkapan di Desa Sukaharjo Pringsewu, Lampung sekitar pukul 05.30 WIB yakni Dedy Rofaizal alias Faisal alias Jaka sehari-hari bekerja sebagai guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengajar di SMKN I Lampung Tengah, katanya.

"Dedy dalam aksi perampokan BRI bertugas sebagai Ketua Kelompok Lampung, mendapat bagian Rp15 juta dari hasil perampokan . Sebagai pelaku perampokan BRI unit Bulukarto dan sebagai penyedia sarana dan prasarana," kata Boy.

Halaman12
Editor: wid
Sumber: Antara
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas