A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Bergaya dengan American Style Ready to Wear - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribun Jogja

Bergaya dengan American Style Ready to Wear

Selasa, 7 Mei 2013 14:26 WIB
Bergaya dengan American Style Ready to Wear
TRIBUNJOGJA/THERESIA TUTI ANDAYANI
Laporan Reporter Tribun Jogja, Theresia T. Andayani

TRIBUNJOGJA. COM, YOGYA - Wanita mendapat perlakuan istimewa dalam koleksi terbaru desainer Dana Rahardja. Dana memberikan sentuhan sangat feminin dalam balutan busana yang diperagakan 10 model pada pergelaran busana di Royal Ambarrukmo, belum lama ini.

Perancang asal Semarang ini memang selalu menghasilkan busana yang sedap dipandang mata. Dana memfokuskan rancangan pada busana-busana ready to wear, busana kasual berbahan dasar batik tulis dan cap dari Semarang, Pati, Pekalongan, Lasem, dan Madura yang dipadupadankan dengan tekstil lain. "Selain batik lasem, saya juga mengombinasikan dengan bahan katun yang mudah menyerap keringat," ujarnya kepada Tribun Jogja.

Ciri khas rancangannya adalah gayanya yang simpel, feminin, sedikit seksi, namun tetap elegan dan anggun. Desain busana-busana Dana Rahardja banyak dipengaruhi American Style yang simple, functional, dan timeless. "Busana seperti ini tepat dikenakan untuk sehari-hari, karena tak terlalu repot memakainya dan minim aplikasi," ujarnya.

Meskipun dunia fashion di Yogyakarta penuh dengan persaingan yang sangat ketat karena banyaknya desainer berkualitas, namun itu tidak menyurutkan Dana  untuk masuk ke pasar fashion Yogya. "Tekad saya sudah besar untuk serius masuk dan bersaing ke dalam dunia fashion Yogya," ujarnya.

Niatan itu didasari kenyataan pasar fashion di Semarang yang mengalami stagnasi terutama pasar fashion batik. Selain stagnasi batik di Semarang, Dana Raharja juga memandang Yogya lebih memiliki perhatian besar terhadap batik, di samping juga banyaknya tamu-tamu asing di Yogya yang juga memiliki apresiasi terhadap batik cukup besar.

"Saya memang ingin masuk ke Yogya karena pasar Semarang stag, terutama market batik. Saya mau masuk Yogya karena minat terhadap batik lebih banyak, orang asing lebih banyak, mereka apresiasi terhadap batik lebih besar daripada orang Semarang," terang Dana.

Perancang ini pun tidak merasa takut untuk bersaing dengan desainer Yogya lainnya, karena ia merasa mempunyai ciri khas sendiri, selera sendiri, dan pasti ada orang Yogya yang memiliki selera yang sama dengan dirinya.

Baginya, bukanlah masalah mengenai pangsa pasar di Yogya, karena pada dasarnya kembali pada selera masing-masing. "Saya punya ciri khas sendiri dan orang-orang punya selera sendiri. Saya nggak bisa memastikan semua orang Yogya akan beli produk saya, tapi pasti ada yang satu selera dengan saya," ujar wanita yang pernah  kuliah jurusan akuntansi di Seattle University Amerika Serikat ini.

Butik Ethera Fashion

Dana sudah mempersiapkan diri untuk masuk ke dunia fashion Yogya dengan mengedepankan rancangan busana casual yang ia ciptakan untuk bisa diterima publik fashion Yogya.

"Paling sering yang saya peragakan baju-baju casual untuk wanita dan pria, kalau busana pesta saya baru coba sekali," ujar pemilik butik Etherea Fashion ini.

Dana sudah memiliki keinginan menjadi perancang busana sejak kecil dari hobi belanja dan membaca buku dan majalah fashion. Dana mulai mendesain dan memproduksi pada awal tahun 2009. Butiknya, Etherea Fashion dibuka pada bulan juli 2009 di Semarang.

Sejak memulai kariernya di bidang fashion, Dana Rahardja telah mengikuti beberapa ajang fashion, baik lokal, regional, maupun nasional. Dana Rahardja bergabung dengan APPMI Jawa Tengah pada Februari 2011, mengikuti Jogja Fashion Week 2012, dan Indonesian Fashion Week 2012. Koleksi rancangannya bisa diperoleh di Etherea Fashion, Ruko Grand Wijaya 70 A-B Jl Dr Wahidin Semarang. (tea)


by. Theresia T. Andayani
Penulis: tea
Editor: evn
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas