A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Sejarah Panjang Bakpia Pathuk - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
Senin, 21 April 2014
Tribun Jogja

Sejarah Panjang Bakpia Pathuk

Sabtu, 4 Mei 2013 18:24 WIB
Sejarah Panjang Bakpia Pathuk
Bakpia Pathok
TRIBUNJOGJA.COM - Bakpia sebenarnya berasal dari negeri Cina, aslinya bernama Tou Luk Pia, yang artinya adalah kue pia (kue) kacang hijau. Selain itu pula bakpia mulai diproduksi di kampung Pathok Yogyakarta, sejak sekitar tahun 1948. Waktu itu masih diperdagangkan secara eceran dikemas dalam besek tanpa label, peminatnya pun masih sangat terbatas. Proses itu berlanjut hingga mengalami perubahan dengan kemasan kertas karton disertai label tempelan.

Tidak hanya warga Pathuk yang membuat bakpia, salah satu produsen bakpia “pribumi” alias warga Yogyakarta yang cukup populer adalah pada tahun 70-an adalah Nitigurnito yang tinggal di daerah Taman sari. Bakpia buatanya agak berbeda dengan buatan warga Pathuk. Bakpia Nitigurnito lapisan kulitnya lebih tebal, berwarna putih dengan bagian tengah menjadi kecoklatan karena dipanggang, sedangkan Bakpia Pathuk berkulit tipis dan mudah rontok.

Dengan segera, bakpia Nitigurnito menginspirasi warga sekitar Tamansari untuk memproduksi dan membuka toko bakpia. Bahkan bagi warga asli Yogyakarta, Bakpia Tamansarilah yang dianggap sebagai bakpia khas Yogyakarta. Namun tampaknya etos dagang orang Jwa tidak seulet orang Tionghoa. Toko bakpia di daerah Tamansari tidak bertahan lama, banyak toko yang tutup, sehingga industri Bakpia di wilayah itu terpuruk dan tak meninggalkan sisa.

Karena banyaknya warga Pathuk yang membuat usaha Homea, maka kawasan tersebut dikenal sebagai sentral pembuatan dan penjualan Bakpia yang paling terkenal di Yogyakarta. Kemasan Bakpianya pun tampil dengan kemasan baru dengan merek dagang sesuai dengan nomor rumah seperti 75,55,25 dan lainnya. Kemudian diikuti munculnya bakpia-bakpia dengan inovasi yang berbeda. Demikian pesatnya perkembangan “kue oleh-oleh” itu hingga mencapai booming sekitar tahun 1992 sampai sekarang sehingga menjadi ikon wisata kota Yogyakarta dalam hal pusat oleh-oleh khas kota Yogyakarta.

Berikut sentra penjualan bakpia di Yogyakarta:

1. Bakpia 75
Jalan Aipda KS Tubun 75 Pathuk, Jalan Aipda KS Tubun 83 Pathuk, Jalan HOS Cokroaminoto 119B Wirobrajan, Jalan Magelang Km 4,5 Tegalrejo Yogyakarta.

2. Bakpiapia Djogdja
Bayeman Permai 4, Jalan Wates Km 3, Yogyakarta tlp: (0274) 7000068, 560 938

3. Bakpia Pathok
Jalan Agus Salim 5 Yogyakarta

4. Bakpia Pathok 25
Jalan Aipda KS Tubun NG I/504 Pathuk Yogya

5. Toko Kembang Jaya
Jalan Laksda Adisucipto Km 9, tlp: (0274) 484458

6. Toko Ongko Joyo
Jalan Aipda KS Tubun 65, tlp: (0274) 512219, 583237

7. Toko Bandara Jaya
Jalan Laksda Adisucipto, tlp(0274) 489059

8. Toko Pasar Pathok
Kios Pasar Pathok 14 18, tlp: (0274) 561551

9. Bakpia Citra
Jalan Pandean 2 Gg Legi 20 Condong Catur, Sleman

10. Bakpia Kurnia Sari
Jalan Glagah Sari  112, Ruko Pogung Lor Jalan Ringroad Utara Yogyakarta
Editor: Ganux
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
292564 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas