• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribun Jogja

Kepala Dusun Setubuhi Ibu Rumah Tangga Lalu Sebarkan Foto Bugil Korban

Jumat, 3 Mei 2013 13:20 WIB
Kepala Dusun Setubuhi Ibu Rumah Tangga Lalu Sebarkan Foto Bugil Korban
shutterstock
Ilustrasi
TRIBUNJOGJA.COM, MAUMERE - KT (46), seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Dusun Duka, Desa Wolomapa, Kecamatan Hewokloang, diperkosa Kepala Dusun (Kadus), Sefasius Salveldus Onci alias Onci (31) di kamar mandi, Sabtu (13/4/2013) pagi. Sebelum melakukan hubungan badan, korban dipose bugil menggunakan HP milik pelaku.

Korban yang masih ada hubungan keluarga dan tetangga pelaku juga menyebarkan foto bugil sebanyak tiga adegan kepada orang lain melalui HP-nya.

Keluarga korban yang mendapati pose bugil korban tidak terima lalu melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kewapante, Sabtu (27/4/2013) pagi.

Polisi lalu menangkap dan menahan Onci di sel Mapolres Sikka guna mempertangungjawabkan perbuatannya. Polisi menjerat Onci dengan pasal pencabulan, perkosaan dan UU Pornografi karena membuat dan menyebarkan gambar porno kepada orang lain menggunakan HPnya.

Kapolres Sikka, AKBP Budi Hermawan, S.Ik melalui Kapolsek Kewapante, Ipda I Made Kitug, kepada wartawan di Mapolres Sikka, (Jumat (3/5/2013) siang, menegaskan, kasus yang menyeret Kadus Duka, Desa Wolomapa telah ditangani Polsek Kewapante. "Korban sudah kami periksa dan pelaku sudah kami tahan di sel Mapolres Sikka," kata Kapolsek Made.

Ia menjelaskan, kasus ini berawal ketika Sabtu (13/5/2013) pagi korban sedang mandi di kamar mandi di belakang rumahnya. Pelaku datang lalu memotret korban yang sedang mandi tanpa busana.

Korban yang melihat pelaku memotretnya sempat kaget lalu bertanya "Kamu buat apa". . Lalu pelaku menjawab "Saya mau foto kamu". Setelah itu pelaku mengancam korban dengan mengeluarkan kata-kata "Kalau kau teriak saya kasih mati kau di sini".

Mendengar ancaman itu, korban pun takut lalu pelaku  memotret korban sebanyak tiga kali. Foto pertama, korban hanya mengenakan celana dalam saja tanpa busana lain. Foto kedua, korban tanpa busana. Dan foto ketiga, tangan kiri pelaku dimasukkan ke tempat terlarang korban. "Setelah memotret, korban lalu disetubuhi pelaku," kata Kapolsek Made.

Kapolsek Made mengatakan, foto yang ada di HP pelaku bukannya disimpan tapi lalu disebarkan kepada orang lain yang menyebarkan aksinya terbongkar karena keluarga tidak puas dan korban melaporkan kasus ini ke Polsek Kewapante.

"Korban sudah berkeluarga dan suaminya sedang merantau. Pelaku juga sudah berkeluarga dan seorang kadus. Korban dan pelaku ada hubungan keluarga anak dan mama. Korban berstatus mama dan pelaku anak. Bukan saja itu, korban dan pelaku masih ada ikatan keluarga," kata Kapolsek Made.(*)
Editor: evn
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
290934 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas