• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 24 September 2014
Tribun Jogja

Proyek JJLS Kulonprogo Butuh Dana dari Pusat

Senin, 29 April 2013 23:46 WIB
Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO
– Dana senilai Rp 3 milyar digelontorkan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo untuk pembebasan lahan dalam proyek pelebaran Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) pada tahun ini. Jumlah tersebut meningkat beberapa kali lipat dari alokasi serupa yang hanya berkisar di angka Rp 300 juta.

“Supaya progresnya berjalan lebih cepat, alokasinya diperbesar hingga Rp 3 milyar. Kalau sebelumnya besaran dananya hanya Rp 300 juta-500 juta setahun. Dari provinsi juga ada sharing anggaran,” kata Kepala Bappeda Kulonprogo, Agus Langgeng Basuki, Senin (29/4/2013).

Total panjang JJLS di wilayah Kulonprogo sendiri menurut Langgeng sekitar 24 km. Namun, hingga 2012, baru sekitar 2,5-3 kilometer saja yang telah dilakukan pembebasan lahan yakni di sisi barat atau wilayah desa Jangkaran, Temon. Dengan alokasi dana Rp 3 miliar, direncanakan tahun ini keseluruhan pembebasan tanah untuk JJLS bisa mencapai sepanjang 4-5 km.

Proyek tersebut menurut langgeng selama ini diampu oleh pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi serta kabupaten. Pemerintah pusat melakukan pengerjaan fisik sedangkan pemerintah provinsi dan kabupaten bertanggungjawab dalam pembebasan tanah. Langgeng memandang, pemerintah pusat perlu mengalokasikan anggaran dalam pembebasan tanah supaya proyeknya berjalan cepat.

Jika dana pembebasan tanah terus dibebankan kepada pemerintah tingkat provinsi dan kabupaten, lanjut Langgeng, progresnya berjalan lambat dan diperkirakan baru bisa rampung 20 tahun mendatang. Padahal, proyek tersebut merupakan program pemerintah pusat dan status jalannya nanti menjadi jalan nasional.

“Ini kan juga program pusat. Nanti jadi jalan nasional dan prioritas menjadi jalan menuju bandara. Dulu, sewaktu ada Bappenas di Yogya, Kabupaten Gunungkidul, Bantul dan Kulonprogo mengusulkan agar pusat mengalokasikan anggaran pembebasan lahan. Hasilnya, pemerintah berkomitmen membantu walau belum ada realisasi hingga saat ini,” kata dia.

Pihaknya akan menyuarakan lagi tentang usulan sokongan dana dari pemerintah pusat itu dalam Musrenbang yang digelar pekan ini. Langgeng berharap, anggaran dari pusat bisa tersedia pada tahun ini. (*)
Penulis: ing
Editor: wid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
287323 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas