• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 21 September 2014
Tribun Jogja

Ini Dia Kolonel TNI AL Pertama yang Terjerat Sabu-sabu

Senin, 29 April 2013 23:46 WIB
Ini Dia Kolonel TNI AL Pertama yang Terjerat Sabu-sabu
Fabian Januarius Kuwado/ KOMPAS.COM
Kolonel Laut ASB (dalam mobil), tersangka kasus penyalahgunaan sabu-sabu dibawa dari Kantor Badan Narkotika Nasional ke Markas Polisi Militer Angkatan Laut, Senin (29/4/2013) malam.
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA — Komandan Pusat Polisi Militer Laksamana Pertama Gunung Heru menegaskan, ASB adalah perwira menengah pertama di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika.

"Tidak pernah ada sebelumnya. Ini kasus yang pertama kali," kata Gunung saat ditemui wartawan di Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta Timur, Senin (29/4/2013) malam.

Meski belum memiliki referensi kasus terdahulu, Gunung mengatakan bahwa TNI AL memiliki Undang-Undang Militer yang mengakomodasi anggotanya jika terlibat aktivitas penyalahgunaan narkotika. Untuk menuju ke sana, ASB yang juga menjabat sebagai Komandan Pangkalan Angkatan Laut di Semarang, Jawa Tengah, itu menjalani penyidikan di POM AL terlebih dahulu.

"Kita lihat, kita proses sesuai aturan. Kalau salah kita ajukan ke pengadilan militer, pasti itu. Kita tidak menolerir prajurit bermasalah," ujar Gunung.

Gunung mengatakan, terkait status tersangka ASB atas tuduhan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, TNI akan bekerja sama dengan BNN untuk merehabilitasi ASB sambil proses penyidikan kepadanya terus dilakukan POM oleh AL.

Dari pantauan Kompas.com, Senin malam, ASB dibawa ke POM AL sekitar pukul 21.30 WIB. Dengan dijemput mobil POM AL berwarna putih dan dikawal tiga orang Provost TNI, ASB yang mengenakan kemeja putih, jas hitam, celana biru tua, serta sebuah tas itu tampak santai masuk mobil. ASB sempat kesal kepada wartawan yang memburu fotonya. Ia membanting pintu mobil keras-keras dan langsung menutup setengah wajahnya dengan tas kerjanya, lalu mobil POM AL pun melaju meninggalkan Gedung BNN.

BNN meringkus empat orang di Semarang dalam kurun waktu 25 Ferbuari hingga 29 April 2013. Awalnya BNN menangkap pengedar narkotika jenis sabu-sabu berinisial H, yang merupakan anggota Detasemen Markas Polda Jawa Tengah dengan pangkat inspektur satu. Setelah itu, BNN menciduk pengedar lain, yakni RS alias MM. RS merupakan anggota Direktorat Intelkam Polda Jawa Tengah dengan pangkat brigadir satu (briptu).

Berdasarkan pengembangan dari kedua oknum polisi itu, BNN turut meringkus seorang pria berinisial ASB di sebuah hotel di kawasan Simpang Lima, Semarang. ASB merupakan Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) berpangkat kolonel laut. Di kediaman RS, BNN turut mencokok wanita kekasih RS yang diduga terlibat sindikat narkoba itu.

Benny mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan terhadap ASB, pelaku akan diserahkan ke Pusat Polisi Militer Angkatan Laut untuk menjalani penyidikan. Adapun H dan RS akan dilimpahkan ke Provost Polda Jawa Tengah. Adapun satu orang tersangka berstatus sipil, yakni kekasih RS, akan disidik oleh BNN. (*)
Editor: wid
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
287313 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas