Jumat, 19 Desember 2014
Tribun Jogja

Ribuan Buruh DIY Akan Ajukan 3 Tuntutan

Minggu, 28 April 2013 22:28 WIB

Ribuan Buruh DIY Akan Ajukan 3 Tuntutan
TRIBUNNEWS/HERUDIN
RIbuan buruh yang tergabung dalam Konferesi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) berunjukrasa di depan Istana Merdeka Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2012)
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hendy Kurniawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA
- Sekitar 1.000 buruh yang tergabung dalam beberapa organisasi akan merayakan peringatan Hari Buruh Internasional atau kerap disebut May Day, 1 Mei mendatang. Diperkirkan jumlah ini terus bertambah mengingat masih dilakukan konsolidasi gabungan dengan mahasiswa maupun pegiat LSM di Yogyakarta.

"Mungkin akan terus bertambah pesertanya. Peringatan May Day akan dipusatkan di Jalan Malioboro. Mulai dari taman parkir Abu Bakar Ali menuju Titik Nol Kilometer," jelas Ketua Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY), Kirnadi, Minggu (28/4/2013).

Menurutnya, ada tiga isu utama yang diusung dalam peringatan ini. Yaitu menolak upah pekerja murah, mendukung penghapusan sistem outsourching maupun tenaga kontrak dan penerapan jaminan sosial secara merata mulai Januari 2014.

Sedangkan, fokus persoalan buruh di DIY yang akan diangkat adalah penegakan hukum bagi pengusaha yang tidak membayarkan upah sesuai surat keputusan (SK) Gubernur nomor 370/KEP/2012 tentang UMK Kabupaten/Kota di DIY tertanggal 20 November 2012.

Pada SK tersebut disebutkan UMK 2013 di lima kabupaten/kota di DIY memiliki besaran berbeda. Mulai dari Kota Yogyakarta Rp 1.065.247, Sleman Rp 1.026.181, Bantul Rp 993.484, Kulonprogo Rp 954.339 dan Gunungkidul Rp  Rp 947.114. (*)
Penulis: hdy
Editor: wid

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas