Solar Bersubsidi di Jateng-DIY Over Kuota
Kuota sudah terpenuhi sebesar 105,5 persen terhadap kuota solar subsidi pada periode tersebut.
Penulis: Gaya Lufityanti | Editor: Rina Eviana Dewi
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Realisasi konsumsi BBM bersubsidi jenis solar subsidi hingga kuartal I 2013 di wilayah Jateng & DIY mencapai 458.118 Kilo Liter (KL). Dengan capaian ini, berarti kuota sudah terpenuhi sebesar 105,5 persen terhadap kuota solar subsidi pada periode tersebut.
External Relation Pertamina Pemasaran Jateng & DIY, Heppy Wulansari mengatakan, over kuota tersebut disebabkan oleh tingginya konsumsi di bulan Januari dan Februari 2013 yang realisasinya mencapi 109 persen dari kuota periode tersebut.
Dengan pengendalian di bulan Maret, realisasi bisa ditekan diangka 105,5 persen terhadap kuota solar subsidi kuartal I. "Meski demikian, jika dibandingkan dengan realisasi kuartal I tahun 2012, maka kuartal I tahun 2013 ini mengalami peningkatan sebesar 0,2 persen," paparnya pada Senin (22/4/2013).
Heppy menjelaskan tren konsumsi BBM setiap tahun terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan serta pertumbuhan perekonomian. Dari historical data konsumsi BBM Subsidi di periode tahun 2011-2012, pertumbuhan konsumsi Solar Subsidi wilayah Jateng DIY mencapai 13 persen.
"Namun tahun 2013 ini tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah kuota solar subsidi oleh pemerintah, akibatnya pasokan solar subsidi ke masyarakat selalu kurang mencukupi," katanya.
Adapun kuota solar subsidi tahun 2013 wilayah Jateng DIY ditetapkan pemerintah sebesar 1.878.843 KL dan angka ini lebih kecil dibandingkan kuota solar subsidi tahun 2012 yang ditetapkan pemerintah sebesar 1.947.822 KL.
Dengan keterbatasan kuota solar subsidi dari pemerintah, Pertamina tetap berkomitmen untuk menjaga ketersediaan bahan bakar bagi kendaraan bermesin diesel antara lain dengan meningkatkan ketersediaan solar non-subsidi maupun Pertamina Dex di semua kota/kabupaten. (gya)